<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835</id><updated>2012-01-29T14:46:44.316-08:00</updated><title type='text'>pambiwara</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-497876084713550429</id><published>2012-01-29T14:46:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T14:46:14.241-08:00</updated><title type='text'>Benarkah Baru 10 Persen Otak Manusia yang Terpakai?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-U4PZRf-idh8/TyXMMvPRxZI/AAAAAAAAEMk/ZTzX_VstFQI/s1600/1828124620X310.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="100" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-U4PZRf-idh8/TyXMMvPRxZI/AAAAAAAAEMk/ZTzX_VstFQI/s200/1828124620X310.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kompas.com - Boleh dikatakan otak adalah organ pelaksana utama seluruh tubuh kita. Otaklah yang membentuk dan mengontrol semua pikiran dan emosi, termasuk fungsi tubuh dan kegiatan fisiknya.Otak terdiri atas banyak struktur yang memiliki fungsi spesifik. Walau para ilmuwan masih tetap mempelajari tentang cara kerja otak, tetapi pengetahuan mereka tentang otak kini sudah lebih banyak dibanding 10 tahun lalu.Beberapa pendapat menyebutkan bahwa otak manusia yang terpakai baru sepuluh persen saja. Sayangnya berbagai pemeriksaan ilmiah menunjukkan bahwa pendapat itu salah besar.Pemeriksaan untuk melihat otak secara lebih dalam, seperti MRI, PET scan serta studi pencitraan lain ternyata tidak menunjukkan adanya area otak yang tidak terpakai, bahkan pengamatan terhadap sel-sel otak manusia tidak menunjukkan adanya area yang tidak aktif. Studi metabolik juga menunjukkan hal serupa, tidak ada satu pun area yang tidak berfungsi.Mitos mengenai adanya area otak yang belum terpakai mungkin berawal dari tahun 1900-an yang ditujuan untuk meyakinkan orang-orang bahwa mereka sebenarnya belum mencapai potensi tertingginya.Yang pasti, otak bisa menjadi "kosong" akibat kekurangan zat-zat gizi saat berada di kandungan. Bayi yang tidak memiliki cukup gizi dan stimulasi akan memiliki jumlah sel saraf sedikit, ukurannya selnya lebih kecil, serta komponen sel sarafnya tidak terbentuk sempurna.Bukan hanya itu, mielin (selubung saraf) juga akan menjadi lebih tipis, berlubang, dan kemungkinan tidak terhubung sehingga rangsangan otak tidak bisa ditransmisikan. Dengan kata lain, otaknya menjadi "lemot". Sumber :LiveScience&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-497876084713550429?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/497876084713550429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/benarkah-baru-10-persen-otak-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/497876084713550429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/497876084713550429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/benarkah-baru-10-persen-otak-manusia.html' title='Benarkah Baru 10 Persen Otak Manusia yang Terpakai?'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-U4PZRf-idh8/TyXMMvPRxZI/AAAAAAAAEMk/ZTzX_VstFQI/s72-c/1828124620X310.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-7720502685957352323</id><published>2012-01-29T14:45:00.001-08:00</published><updated>2012-01-29T14:45:33.515-08:00</updated><title type='text'>6 Cara Menikmati Olahraga Sendiri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-r3jarEjLpVA/TyXMCZlKbCI/AAAAAAAAEMY/JUKY0HIKosY/s1600/1119598p.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="102" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-r3jarEjLpVA/TyXMCZlKbCI/AAAAAAAAEMY/JUKY0HIKosY/s200/1119598p.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KOMPAS.com - Faktor utama yang menjadi tantangan saat berolahraga sendiri adalah rasa malas. Bagaimana tidak, saat orang lain berolahraga bersama pasangan atau teman, Anda berlatih sendirian tak ada teman yang menyemangati.Namun, menurut Leo Babauta, pemilik situs Zen Habits, hal ini seharusnya tak menjadi masalah. Selalu ada cara untuk tetap bersemangat. Leo adalah mantan pegawai negeri di Amerika Serikat yang hidupnya sempat terpuruk dan mengalami obesitas. Simak cara pria yang akrab disapa Mr Zen ini, memotivasi dirinya kala harus berlatih sendirian.1. Waktunya untuk diri sendiri. Anggap waktu berlatih adalah waktu luang untuk diri sendiri alias me time. Di luar waktu ini, Anda harus mengurus pekerjaan, keluarga, mendengarkan curhat teman, dan segudang kewajiban lain. Kapan ada waktu untuk diri sendiri? Waktu olahraga, itulah waktu Anda untuk lepas dari semua kewajiban bersama orang lain. Olahraga sambil merenung atau berkhayal, siapa yang melarang?2. Hitung kalori yang terbakar. Menghitung kalori yang habis karena latihan fisik terdengar membosankan dan rumit. Namun, ini adalah cara paling ampuh untuk memicu diri mencapai tujuan latihan agar tubuh idel dan sehat bugar. Kebiasaan menghitung kalori saat berlatih gym tidaklah sulit karena mesin fitnes zaman sekarang sudah dilengkapi dengan kalkulator penghitung.3. Bersenang-senanglah. Olahraga seharusnya dipandang sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan menyiksa. Jika bosan dengan program yang ada, beralihlah sejenak ke jenis olahraga lainnya. Pilih mana saja yang Anda suka. Misalnya berenang atau hiking.4. Bayangkan tubuh ideal. Lihat bayangan diri Anda di cermin dalam keadaan telanjang. Kemudian jujurlah pada diri sendiri, apakah Anda puas dengan bentuk tubuh sekarang? Jika tidak, bayangkan seperti apa bentuk tubuh ideal yang Anda inginkan. Setiap kali motivasi turun, kembalilah pada imajinasi mengenai bentuk tubuh idaman Anda.5. Banyak baca. Lebih seringlah membaca pengalaman orang lain atau tip yang di share para pakar lewat tulisannya, seringkali cara ini berhasil membangkitkan semangat Anda.6. Cari role model. Bukan berarti Anda harus memiliki tubuh seperti para model atau kalangan selebriti. Tetapi, jadikan tubuh para selebriti yang Anda lihat di depan kamera, sebagai inspirasi dan motivasi untuk rajin berlatih demi menghilangkan lemak di tubuh Anda.(Majalah Chic/Lily Turagan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-7720502685957352323?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/7720502685957352323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/6-cara-menikmati-olahraga-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7720502685957352323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7720502685957352323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/6-cara-menikmati-olahraga-sendiri.html' title='6 Cara Menikmati Olahraga Sendiri'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-r3jarEjLpVA/TyXMCZlKbCI/AAAAAAAAEMY/JUKY0HIKosY/s72-c/1119598p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-482118399468934329</id><published>2012-01-23T15:13:00.000-08:00</published><updated>2012-01-23T15:13:21.996-08:00</updated><title type='text'>8 Kiat Merencanakan Pensiun Individu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-4n-M1qUCxZo/Tx3pjCI99tI/AAAAAAAAEMM/BgyWpojrDfk/s1600/1042484p.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="151" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-4n-M1qUCxZo/Tx3pjCI99tI/AAAAAAAAEMM/BgyWpojrDfk/s200/1042484p.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KOMPAS.com - Bukankah menyenangkan rasanya jika Anda turut meringankan kehidupan anak-anak Anda di masa mendatang, dengan memiliki kemampuan finansial untuk mencukupi berbagai kebutuhan di masa pensiun, belasan atau puluhan tahun ke depan? Anda dapat memulai menyiapkan rencana pensiun individu sedini mungkin, sejak usia masih produktif.Penggagas Diet Utang dalam Oprah Show, Ellie Kay menuliskan sejumlah cara menyiapkan pensiun berikut ini, dalam bukunya 1/2 Price Living:1. Mulailah berinvestasi. Mulailah mencari dan menggali informasi selengkap-lengkapnya mengenai investasi. Pilih produk investasi yang tepat sesuai kemampuan dan kebutuhan Anda. Tak ada kata terlambat. Jika saat ini Anda belum memiliki satu pun produk investasi, tak apa, jangan ragu untuk segera memulai berinvestasi sesuai dengan profil risiko Anda. Ukur profil risiko Anda, apakah Anda tergolong risk taker atau konvensional?2. Berhemat. Banyak keluarga yang melakukan penghematan dengan memotong berbagai pengeluaran dan mengalihkannya untuk menambah tabungan pensiun. Anda perlu memiliki tujuan keuangan dan membuat prioritas, dengan begitu Anda mampu merencanakan finansial untuk masa depan.3. Alokasi dana. Cobalah menyisihkan sebanyak mungkin uang ke dalam rencana pensiun Anda. Alokasikan 15-20 persen dari pendapatan Anda untuk menambah tabungan pensiun ini.4. Bisnis rumahan. Anda juga bisa mulai mempertimbangkan membangun bisnis rumahan saat usia masih produktif untuk menyiapkan masa pensiun nanti.5. Pasang target. Saat Anda sudah memutuskan berinvestasi, tetapkan sasaran setinggi-tingginya. Pantau terus portofolio investasi Anda setiap kuartal. Dengan begitu Anda dapat mengelola investasi Anda untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar kapan pun memungkinkan.6. Memaksimalkan fungsi rumah. Jika memungkinkan, Anda dapat memaksimalkan penggunaan rumah dengan cara menyewakan salah satu kamar untuk kos mahasiswa atau karyawan misalnya. Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dan menabung keuntungannya untuk masa pensiun Anda.7. Hidup sederhana. Seringkali, penting untuk menjalani gaya hidup yang tidak terlalu mewah saat ini supaya bisa lebih menikmati masa pensiun di kemudian hari.8. Jual aset. Jika Anda memiliki aset yang tidak menghasilkan pemasukan atau pertumbuhan nilai, seperti tanah kosong, jual saja aset tersebut. Sebaiknya Anda berinvestasi di aset aktif yang menghasilkan pendapatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-482118399468934329?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/482118399468934329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/8-kiat-merencanakan-pensiun-individu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/482118399468934329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/482118399468934329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/8-kiat-merencanakan-pensiun-individu.html' title='8 Kiat Merencanakan Pensiun Individu'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4n-M1qUCxZo/Tx3pjCI99tI/AAAAAAAAEMM/BgyWpojrDfk/s72-c/1042484p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-5278247707281049243</id><published>2012-01-23T15:10:00.000-08:00</published><updated>2012-01-23T15:10:19.190-08:00</updated><title type='text'>Mau Sehat? Jadilah Orang Religius</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-JucWlDBWhWQ/Tx3o1RwgWSI/AAAAAAAAEL0/ICpwLn8y3Z0/s1600/1609473p.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="102" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-JucWlDBWhWQ/Tx3o1RwgWSI/AAAAAAAAEL0/ICpwLn8y3Z0/s200/1609473p.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KOMPAS.com - Melakukan olahraga teratur dibarengi konsumsi makanan bergizi seimbang selama ini selalu didengung-dengungkan oleh para pakar kesehatan sebagai resep jitu dalam menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Tetapi alangkah baiknya jika Anda tidak melupakan unsur religius dalam menunjang kesehatan seperti berdoa atau pun bermeditasi. Berbagai studi ilmiah mengklaim, melakukan doa dan meditasi secara teratur dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan memperpanjang usia hidup seseorang.Di Amerika Serikat misalnya, praktik-praktik religius kini menjadi salah satu terapi alternatif yang paling banyak dilakukan. Studi di University of Rochester misalnya menemukan, lebih dari 85 persen orang yang menderita sakit memilih untuk berdoa. Prosentase ini jauh lebih tinggi dibandingkan yang memilih menjalani pengobatan herbal atau pengobatan medis lainnya. Hal ini semakin membuktikan bahwa doa sungguh-sungguh efektif dalam membantu penyembuhan.Banyak orang percaya bahwa berdoa dapat membantu meringankan stres, yang merupakan salah satu faktor risiko utama untuk penyakit. Disamping juga ampuh untuk membuat pikiran tetap positif dan menjadi orang kuat dalam menjalani setiap permasalahan hidup.Dr Herbert Benson, seorang spesialis jantung dari Harvard Medical School dan seorang pionir dalam bidang pengobatan pikiran/ tubuh mengatakan bahwa respon relaksasi akan terjadi ketika seseorang berdoa atau meditasi. Pada saat itu, metabolisme tubuh akan menurun, denyut jantung melambat, tekanan darah turun, dan napas menjadi lebih tenang dan lebih teratur.Dalam risetnya Herbert Benson menemukan bahwa melakukan praktik spiritual dalam jangka panjang dan setiap hari membantu menonaktifkan gen yang memicu percepatan kematian sel dan peradangan. Menurut Benson, pikiran dapat mempengaruhi ekspresi gen seseorang. Dan ini adalah bukti menarik bagaimana doa dapat mempengaruhi fungsi tubuh pada tingkat yang paling dasar.Sementara itu, Dr Andrew Newberg, direktur Center for Spirituality and Mind University of Pennsylvania telah melakukan penelitian terhadap para Buddha Tibet saat melakukan meditasi dan Biarawati Fransiskan ketika berdoa. Hasil memperlihatkan bahwa terjadi penurunan aktivitas pada bagian otak yang berkaitan dengan kesadaran dan orientasi spasial. Peneliti juga menemukan bahwa doa dan meditasi dapat meningkatkan kadar dopamin, yang berhubungan dengan peningkatan rasa sukacita.Sebuah riset National Institutes of Health menemukan bahwa orang yang berdoa setiap hari terbukti memiliki risiko lebih rendah terkena hipertensi (40 persen) ketimbang mereka yang berdoa secara tidak teratur. Bahkan, penelitian di Dartmouth Medical School menemukan bahwa pasien dengan keyakinan agama yang kuat di mana harus menjalani operasi jantung, tiga kali lebih mungkin untuk cepat pulih ketimbang mereka yang kurang religius.Studi lain juga menunjukkan bahwa doa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu untuk mengurangi keparahan dan frekuensi dari berbagai penyakit.Sumber :huffingtonpost.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-5278247707281049243?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/5278247707281049243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/mau-sehat-jadilah-orang-religius.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/5278247707281049243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/5278247707281049243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/mau-sehat-jadilah-orang-religius.html' title='Mau Sehat? Jadilah Orang Religius'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-JucWlDBWhWQ/Tx3o1RwgWSI/AAAAAAAAEL0/ICpwLn8y3Z0/s72-c/1609473p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-1466158566539129535</id><published>2012-01-17T14:53:00.000-08:00</published><updated>2012-01-17T14:53:17.150-08:00</updated><title type='text'>Jokowi Heran dengan Hasil Survei</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-E7lSMR7ilbw/TxX72AOWX8I/AAAAAAAAELo/JAUgm_yD_34/s1600/2139344620X310.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="100" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-E7lSMR7ilbw/TxX72AOWX8I/AAAAAAAAELo/JAUgm_yD_34/s200/2139344620X310.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;SOLO, KOMPAS.com — Wali Kota Solo Joko Widodo mengaku heran dengan hasil survei tentang popularitas calon gubernur DKI Jakarta yang selalu menyebut namanya.Menurut Joko yang akrab dipanggil Jokowi itu, hingga saat ini ia tidak mendaftar di partai yang kini menaunginya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), ataupun partai lainnya."Saya heran, kok masuk terus dalam survei. Padahal, saya daftar jadi gubernur saja tidak," kata Jokowi, Selasa (17/1/2012) di Solo.Meski demikian, menurut Jokowi, jika PDI-P menugasinya untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta, ia siap setelah sebelumnya berhitung tentang konstelasi politik di lapangan dan peta dukungan."Sebelum saya memutuskan maju atau tidak, saya akan mempertimbangkan dulu konstelasi politik dan peta dukungan," kata Jokowi.Dengan naiknya popularitas Jokowi dalam hasil survei terbaru Cyrus Network dengan perolehan 17,3 persen, di bawah Fauzi Bowo dengan 24 persen, membuat banyak pihak menawarkan untuk mendampinginya.Tidak kurang tiga nama besar, disebut Jokowi, telah menghubunginya Selasa pagi, pascapublikasi hasil survei. "Ada tiga orang besar yang sudah telepon, tetapi tidak bisa saya sebut namanya," ungkap Jokowi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-1466158566539129535?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/1466158566539129535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/jokowi-heran-dengan-hasil-survei.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/1466158566539129535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/1466158566539129535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/jokowi-heran-dengan-hasil-survei.html' title='Jokowi Heran dengan Hasil Survei'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-E7lSMR7ilbw/TxX72AOWX8I/AAAAAAAAELo/JAUgm_yD_34/s72-c/2139344620X310.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-6432467803814524980</id><published>2012-01-16T19:33:00.001-08:00</published><updated>2012-01-16T19:33:59.623-08:00</updated><title type='text'>Sosis Bisa Sebabkan Kanker Pankreas, Kok Bisa?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-76KYBmKkFi0/TxTsIqFStUI/AAAAAAAAELE/ALDNmUdRx8U/s1600/burger_ilustrasi_100624115639.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="137" width="190" src="http://3.bp.blogspot.com/-76KYBmKkFi0/TxTsIqFStUI/AAAAAAAAELE/ALDNmUdRx8U/s200/burger_ilustrasi_100624115639.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;REPUBLIKA.CO.ID,  Anda penggemar sosis, burger, dan daging olahan lainnya? Tampaknya Anda perlu memperhatikan hasil penelitian yang dilakukan para ilmuwan dari Swedia.Para ilmuwan dari Swedia, menemukan bahwa makan daging olahan sebanyak 50 gram dalam sehari, bisa meningkatkan risiko kanker sebesar 19 persen. Daging olahan sebanyak itu, setara dalam satu buah sosis, hot dog, atau separuh burger. Kanker sendiri, sering disebut dengan istilah ‘silent killer’, karena tak ada gejala yang nampak pada awalnya.Penelitian yang telah diterbitkan dalam British Journal of Cancer itu menganalisis hasil dari 11 penelitian lain yang melibatkan 6.000 pasien dengan kanker pankreas.Menurut Profesor Susanna Larsson, dari Karolinska Institutet di Stockholm, Kanker pankreas memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah. "Jadi, penting untuk memahami apa yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini,” ujarnya. Salah satunya adalah rokok dan daging olahan.Selain meningkatkan resiko kanker pankreas, daging olahan seperti sosis juga bisa meningkatkan resiko kanker usus. Namun risiko yang ditimbulkan oleh makan daging secara substansial lebih rendah daripada merokok, yang ditemukan untuk meningkatkan kemungkinan kanker pankreas sebanyak 74 persen.BACA JUGA:12 tanda awal kanker rongga mulutKopi dapat menurunkan resiko kanker rahimBrokoli efektif melawan kankerPria lebih berisiko terkena kanker payudaraRoti tawar bisa tingkatkan risiko kanker payudara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-6432467803814524980?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/6432467803814524980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/sosis-bisa-sebabkan-kanker-pankreas-kok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/6432467803814524980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/6432467803814524980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/sosis-bisa-sebabkan-kanker-pankreas-kok.html' title='Sosis Bisa Sebabkan Kanker Pankreas, Kok Bisa?'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-76KYBmKkFi0/TxTsIqFStUI/AAAAAAAAELE/ALDNmUdRx8U/s72-c/burger_ilustrasi_100624115639.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-7406151308739126291</id><published>2012-01-08T17:24:00.000-08:00</published><updated>2012-01-08T17:24:39.036-08:00</updated><title type='text'>9 Langkah Ketika Bisnis Mendadak Sukses</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-WkF0v-EjjNE/TwpBsqxxrZI/AAAAAAAAEJU/zsgE0owtalE/s1600/1546211p.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="102" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-WkF0v-EjjNE/TwpBsqxxrZI/AAAAAAAAEJU/zsgE0owtalE/s200/1546211p.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KOMPAS.com - Ketika bisnis Anda yang berskala kecil mendapat liputan dari media, pengaruhnya tak pernah Anda bayangkan. Tiba-tiba, restoran Anda dibanjiri pengunjung, atau produk Anda mendapat pesanan barang dari kota-kota lain. Kesuksesan yang diperoleh dalam "semalam" ini kerap berubah menjadi mimpi buruk. Ya, banyak pemilik bisnis yang tak siap dengan keberhasilan tersebut, seperti kekurangan modal, staf, atau infrastruktur untuk melayani permintaan dalam jumlah besar. Akhirnya, ia malah menghabiskan hasil keuntungannya hanya untuk bersenang-senang.Itulah sebabnya, Anda membutuhkan semacam survival guide untuk membantu Anda berpikir dengan cepat dan bertindak dengan sigap ketika suatu saat Anda menyadari bahwa Anda telah menerima kesuksesan. Rosalind Resnick, CEO Axxess Business Consulting, perusahaan konsultan untuk startups dan bisnis kecil, berbagi tips untuk Anda.1. Berhenti sejenak. Wajar bila Anda ingin merayakan kesuksesan Anda, tetapi jangan segera shopping gila-gilaan, liburan ke Eropa bersama keluarga, atau membeli mobil mewah. Order besar yang Anda terima, atau liputan media terhadap bisnis Anda tidak berarti uang langsung mengalir masuk ke rekening Anda. Setidaknya, tidak sekarang. Bukankah pesanan barang akan membuat Anda harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli material, membayar gaji karyawan, atau membiayai operasional? Untuk memenuhi produksi, Anda mungkin malah butuh tambahan modal.2. Susun strategi. Anda pasti mendapat tekanan dari pelanggan untuk segera mengirimkan pesanan barang. Sementara memproduksi barang, luangkan waktu bersama partner bisnis untuk menyusun rencana yang akan datang. Anda perlu memperkirakan berapa unit produk yang akan dibeli pelanggan, atau berapa besar biaya untuk memproduksi dan melakukan pengiriman barang. Atau, berapa banyak karyawan tambahan yang dibutuhkan untuk membantu menangani produksi.3. Cari bantuan. Anda mungkin begitu bersemangat sehingga bertekad untuk melakukan semuanya sendiri. Tetapi, pikirkan lagi. Sekeras apapun Anda bekerja, Anda tetaplah butuh istirahat. Saat itulah Anda membutuhkan orang lain untuk membantu Anda. Jika perusahaan Anda sudah memiliki karyawan, mintalah mereka bekerja lembur untuk membantu menyelesaikan pekerjaan. Kalau Anda tergolong orang yang biasa bekerja sendiri, mintalah bantuan teman-teman atau anggota keluarga. Bagaimana bila mereka tidak memiliki kemampuan yang Anda butuhkan? Anda bisa memasang iklan untuk mencari freelancer yang terlatih atau kontraktor yang independen. Namun karena kesuksesan Anda belum tentu berlaku selamanya, jangan memutuskan untuk merekrut karyawan tetap dengan segala fasilitas kesehatan atau pinjaman rumah, sampai kondisi perusahaan Anda stabil.4. Bina kerjasama produksi. Bisnis skala kecil seperti membuat sabun buatan tangan bisa saja mendapat pesanan dengan kapasitas jutaan unit dari jaringan perusahaan berskala besar. Itulah sebabnya Anda perlu bekerjasama dengan perusahaan yang bisa membuat sampel atau prototip produk Anda, dan memproduksinya dalam jumlah besar. Tak akan sulit menemukan produsen yang dapat memproduksi barang berkualitas baik. Anda bisa menghubungi asosiasi perdagangan untuk berkonsultasi dan mendapat rujukan.5. Ciptakan jaringan distribusi. Ketika memperoleh liputan media mengenai produk atau jasa Anda, Anda akan mulai menerima banyak pesanan dari konsumen dan retailer di penjuru tanah air. Saat itu, Anda pasti membutuhkan bantuan untuk menjual atau melayani pelanggan-pelanggan baru. Daripada merekrut manajer penjualan berskala nasional, dan membuka kantor di kota-kota lain, akan lebih hemat-biaya jika Anda menjual produk melalui perwakilan produsen Anda. Perwakilan ini akan bertindak sebagai agen penjualan independen, dan bekerja berdasarkan komisi. Kebanyakan perwakilan memiliki hubungan jangka panjang dengan retailer yang menjual barang mereka, dan kadangkala mensponsori booth-booth di pameran perdagangan untuk memamerkan produk.6. Berkomunikasilah dengan pelanggan. Komunikasi menjadi "jantung" dari relasi Anda dengan pelanggan. Dengan komunikasi -yang saat ini banyak dilakukan melalui media sosial- Anda bisa memberitahukan kepada pelanggan jika ada keterlambatan pengiriman barang, misalnya. Anda juga bisa mempromosikan produk apa yang akan segera beredar dan perlu dimiliki pelanggan. Hal ini biasanya berlaku untuk produk apparel atau apapun yang sifatnya musiman.7. Dongkrak kesuksesan Anda. Yang tersulit saat menghadapi kesuksesan yang tiba-tiba adalah menjaga agar bisnis tetap berjalan. Anda tentu tak ingin mendapati gudang Anda masih menyimpan ratusan atau ribuan barang yang teronggok tidak terurus, bukan? Anda bisa mencoba menemukan pasar baru untuk produk dan layanan Anda, atau menciptakan cara baru untuk mempublikasikannya. Toko online, misalnya, kini makin populer. Anda bisa mencobanya untuk meraih pasar yang lebih luas.8. Buat investasi. Rasanya memang sungguh menggoda untuk membelanjakan keuntungan yang Anda peroleh untuk bersenang-senang. Namun ingatlah bahwa hidup Anda masih panjang, dan bisnis masih perlu dikembangkan. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menginvestasikan kembali beberapa bagian dari keuntungan tersebut untuk mengembangkan bisnis. Anda bisa membayar utang, membeli peralatan baru, membuat menu-menu baru, merekrut tenaga kerja baru, atau membuka toko baru di lokasi lain.9. Belajar dari kesalahan. Setelah eforia kesuksesan berlalu, luangkan waktu kembali bersama partner dan staf Anda untuk mengevaluasi hasil kerja Anda. Apa yang membuat bisnis sukses, apa yang berjalan dengan tidak semestinya, dan apa yang menurut Anda bisa dilakukan untuk memperbaiki kinerja di masa mendatang. Hal ini akan membantu Anda memastikan strategi berjalan sesuai rencana jika suatu saat Anda berhasil mensukseskan produk baru. Siapa tahu, kesuksesan akan terjadi lebih cepat dari yang Anda harapkan.Sumber: Entrepreneur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-7406151308739126291?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/7406151308739126291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/9-langkah-ketika-bisnis-mendadak-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7406151308739126291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7406151308739126291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2012/01/9-langkah-ketika-bisnis-mendadak-sukses.html' title='9 Langkah Ketika Bisnis Mendadak Sukses'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-WkF0v-EjjNE/TwpBsqxxrZI/AAAAAAAAEJU/zsgE0owtalE/s72-c/1546211p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-5312211204742803940</id><published>2011-12-05T21:20:00.001-08:00</published><updated>2011-12-05T21:20:30.354-08:00</updated><title type='text'>10 Makanan Pelawan Kanker Payudara</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-QnYQOVxe2Lo/Tt2mGGAJ7oI/AAAAAAAAD5s/u-zlIZVjQxU/s1600/2022263p.JPG" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-QnYQOVxe2Lo/Tt2mGGAJ7oI/AAAAAAAAD5s/u-zlIZVjQxU/s200/2022263p.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;KOMPAS.com - Menjalani gaya hidup sehat adalah kunci utama dalam mencegah datangnya penyakit. Beberapa penelitian menunjukkan, penerapan pola hidup yang sehat, aktif dan seimbang mampu menjauhkan seseorang dari ancaman penyakit mengerikan seperti kanker.  Bagi kaum Hawa, salah satu jenis kanker yang menjadi momok adalah kanker payudara. Kanker ini adalah perenggut nyawa paling kejam setelah kanker leher rahim. Di Indonesia,  prevalensi kanker payudara mencapai 26 per 100.000 penduduk. Artinya dari 100.000 penduduk, terdapat 26 perempuan terkena kanker payudara.Untuk mencegah dan menghindari risiko kanker payudara, disarankan untuk menjalani pola diet yang sehat dengan cara mengasup jenis-jenis makanan yang berkhasiat.  Menurut  riset para ahli, ada sejumlah makanan alami yang dapat membantu mencegah penyakit mematikan ini. Apa saja makanan tersebut ?1. JamurSebuah studi yang dipublikasikan dalam Nutrition and Cancer pada tahun 2010 menyatakan, kebiasaan mengonsumsi jamur lebih tinggi dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker payudara di kalangan perempuan yang pra-menopause. Cremini, tiram dan jamur shiitake, mengandung antioksidan seperti L-ergothioneine, yang dapat memberikan perlindungan terhadap kanker.2. Brokoli kecambah (broccoli sprouts)Brokoli kecambang memiliki kandungan tinggi sulforaphane yang merupakan bentuk antioksidan. Para ilmuwan dari University of Michigan menemukan bahwa senyawa ini dapat menargetkan dan menghancurkan sel-sel tumor.3. Buah delimaBiji renyah dari buah delima (juga disebut sebagai arils) mengandung senyawa yang disebut asam ellagic - suatu antioksidan kuat yang dapat menghambat enzim yang berperan dalam perkembangan kanker payudara, menurut para ilmuwan asal US dari City of Hope Beckman Research Institute.Sebagai sumber yang kaya antioksidan, buah delima juga telah dikaitkan mampu mempromosikan kesehatan jantung. Anda bisa mendapatkan antioksidan dari jus delima murni dengan minum satu cangkir (250 ml) per hari.4. LentilSebuah studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2009 menganalisis pola diet lebih dari 3.500 perempuan Asia-Amerika dan menemukan bahwa asupan tinggi kacang polong, yang meliputi lentil dan kacang-kacangan lainnya, dikaitkan dengan risiko kanker payudara lebih rendah.5. KenariData awal menunjukkan bahwa ngemil sekitar 60 gram kenari setiap hari bisa menghentikan perkembangan tumor kanker payudara. Peneliti dari West Virginia Marshall University School of Medicine menduga kandungan omega-3, antioksidan dan pitosterol pada kenari sebagai aktor yang menghambat pertumbuhan sel kanker.6. BluberiPenelitian menunjukkan bahwa pterostilbene, suatu phytonutrisi dalam blueberry, dapat menghentikan pertumbuhan tumor kanker payudara dengan menyebabkan sel kanker menghancurkan diri sendiri (suatu proses yang disebut apoptosis).7. BayamWanita premenopause yang mendapat asupan makanan tinggi folat (sumber terbaik adalah bayam) memiliki risiko 40 persen lebih rendah mengidap kanker payudara, menurut sebuah studi American Journal of Epidemiology pada tahun 2011.8. TelurKolin, nutrisi penting yang berlimpah dalam telur, dapat menurunkan risiko perempuan menderita kanker payudara sebesr 24 persen, menurut sebuah studi AS yang melibatkan lebih dari 3.000 responden. Nutrisi penting ini ditemukan di kuning telur. US Institute of Medicine merekomendasikan, perempuan harus memenuhi sekitar 425 miligram kolin per hari. Beberapa sumber-sumber lain dari kolin diantaranya ikan, unggas, daging sapi, brokoli dan gandum.9. Ikan salmonSalmon merupakan salah satu dari beberapa bahan makanan yang mengandung vitamin D dalam jumlah yang signifikan. Para peneliti di Toronto Mount Sinai Hospital mengatakan bahwa peningkatan vitamin D yang berasal dari sinar matahari dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara sebesar 24 persen.Vitamin D dapat mencegah sel-sel menjadi kanker. Konsumsi ikan salmon segar atau kalengan di mana kaya kandungan asam docosahexaenoic (DHA), omega-3 dapat membunuh sel kanker payudara dan membantu menghentikan penyebaran penyakit ke bagian lain dari tubuh.10. Roti gandum hitamSetelah meninjau penelitian yang dipublikasikan, para ilmuwan Finlandia menetapkan bahwa konsumsi roti gandum dapat membantu memangkas risiko kanker payudara. Suatu sinergi antara serat, lignan, vitamin, mineral dan asam fitat phytonutrisi membuat roti gandum baik untuk mereka yang sedang berjuang dengan kanker payudara.Sumber :besthealthmag&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-5312211204742803940?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/5312211204742803940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/12/10-makanan-pelawan-kanker-payudara.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/5312211204742803940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/5312211204742803940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/12/10-makanan-pelawan-kanker-payudara.html' title='10 Makanan Pelawan Kanker Payudara'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-QnYQOVxe2Lo/Tt2mGGAJ7oI/AAAAAAAAD5s/u-zlIZVjQxU/s72-c/2022263p.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-7440064054821424349</id><published>2011-10-31T19:10:00.001-07:00</published><updated>2011-10-31T19:10:27.568-07:00</updated><title type='text'>Mazda Turbo2 Tampil Trendi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0f4argmwZiU/Tq9VDmlVMSI/AAAAAAAADuQ/KHEiZS1oPB0/s1600/1517443620X310.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="100" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-0f4argmwZiU/Tq9VDmlVMSI/AAAAAAAADuQ/KHEiZS1oPB0/s200/1517443620X310.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;LAS VEGAS, KOMPAS.com - Produsen Mazda turut ambil bagian dalam ajang pameran modifikasi mobil SEMA di Las Vegas, besok (1/11) dengan menurunkan 2 ikon, salah satu yang diandalkannya Mazda Turbo2 . Dilihat dari penampilan, sepertinya varian hatchback ini bakal paling menarik perhatian karena sosoknya begitu 'eye catchy'.Mengambil basic Mazda2, varian modifikasi ini sebenarnya menitik beratkan perubahan pada jantung pacu, sesuai nama varian yang dikedepankan, Turbo2. Meski spesifikasi resmi belum keluar dari pabrikan di Jepang, namun dapat dipastikan perangkat penyedot udara masuk ke mesin akan terpasang pada mesin 4 silinder segaris berkapasitas 1.5-liter tersebut.Tenaga yang standar 100 PS, dengan pemakaian turbo kit meningkat maksimal 50%. Pengerjaannya dipercayakan pada Mazda Speed .Hal lain yang membuat Turbo2 ini kian menarik, tampilannya yang menggunakan grafis yang trendi. Perpaduan warna serta desain sangat pas dan enak dipandang. Perangkat aksesoris juga ikut meramaikan desain eksterior meski sebatas spoiler depan, side skirt dan wing belakang. Sumber :topspeed&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-7440064054821424349?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/7440064054821424349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/10/mazda-turbo2-tampil-trendi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7440064054821424349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7440064054821424349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/10/mazda-turbo2-tampil-trendi.html' title='Mazda Turbo2 Tampil Trendi'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-0f4argmwZiU/Tq9VDmlVMSI/AAAAAAAADuQ/KHEiZS1oPB0/s72-c/1517443620X310.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-5360120209460287359</id><published>2011-04-20T17:24:00.000-07:00</published><updated>2011-04-20T17:27:19.027-07:00</updated><title type='text'>Microsoft Umumkan Empat Finalis Imagine Cup</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-6Q_hYEvZiEY/Ta95es8REpI/AAAAAAAADXk/hcgQLQyKq0c/s1600/1316532620X310.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-6Q_hYEvZiEY/Ta95es8REpI/AAAAAAAADXk/hcgQLQyKq0c/s200/1316532620X310.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597826430211789458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - Program Imagine Cup, kompetisi inovasi teknologi tahunan bertaraf internasional yang digagas Microsoft, mengumumkan 4 tim semi-finalis dari Indonesia. Salah satu tim pemenang utama akan mewakili Indonesia untuk bertarung di ajang Imagine Cup 2011 tingkat global yang akan diselenggarakan di New York, Amerika Serikat pada tanggal 8-13 Juli 2011 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imagine Cup diadakan sejak tahun 2003 dan telah secara aktif diikuti oleh kelompok-kelompok pemuda yang terdiri dari individu-individu kreatif dan inovatif yang berasal dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu. Tahun ini, forum bergengsi ini mengangkat tema "Imagine A World Where Technology Helps Solve Toughest Problems".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Program Imagine Cup 2011 yang menggugah kreativitas inovator-inovator muda Indonesia, sekali lagi menggaris bawahi kepedulian dan komitmen Microsoft untuk mewujudkan masyarakat yang berbasis ilmu pengetahuan, salah satunya adalah dengan mendukung segala upaya bagi pertumbuhan inovasi," tegas Sutanto Hartono, Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia dalam siaran persnya, Selasa (19/4/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak diperkenalkan di Tanah Air pada tahun 2006, animo dan kualitas konsep inovasi teknologi yang diperlihatkan oleh para peserta Imagine Cup dari Indonesia tidak kalah baiknya. Di kompetisi tahun 2011 ini, sebanyak 45 buah proposal konsep inovasi teknologi terdaftar sejak akhir Desember 2010. Panitia kemudian secara seksama memilih 10 besar finalis yang kemudian harus mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri yang terdiri dari para praktisi di bidang teknologi informasi di Microsoft. Selanjutnya, dipilihlah 4 karya yang dianggap paling berpotensi untuk memberikan kontribusi positif dalam menjawab permasalahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat semi-finalis tersebut adalah Tim Gatotkaca dengan judul project "Chilhood" dari Institut Teknologi Telkom dan Institut Teknologi Bandung, Tim Eqlips dengan judul project "Corona" dari Institut Teknologi Telkom Bandung, Tim DreamBender dengan judul project "EcoMarket" dari Institut Teknologi Telkom Bandung, dan Tim Gadjah Mada dengan judul project "Agrion" dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Keempat finalis yang lolos akan memasuki tahap penjurian tingkat akhir pada tanggal 3 Mei 2011 di Balai Kartini, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dewan Juri akan memilih 1 pemenang dengan karya inovasi terbaik di bidang software design. Kelompok-kelompok terpilih dari seluruh dunia akan bertemu di tahap final di New York, dimana lebih dari 300.000 partisipan yang mewakili 9 kategori kompetisi berkumpul," jelas Julius Fenata, Academic Developer Evangelist PT. Microsoft Indonesia yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Imagine Cup 2011 untuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut daftar keempat finalis dan proyeknya yang diambil dari situs resmi Imagine Cup Indonesia: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Project&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solution&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;clip_image002[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IT Telkom &amp; ITB&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gatotkaca&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Childhood&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Childhood is a project that is built to educate mothers on healthy eating habits for children and monitor child's development milestone in each age.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;clip_image004[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IT Telkom&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eqlips&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Corona&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“CORONA stand for Cardiovascular Remote Monitoring and Assessment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As we read what’s it stand for,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CORONA  is  a wellness monitoring  solution  that  provides meaningful  and  insightful  physiological  data&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;especially  heart  rate  to  patients,  caregivers,  physician  or  doctor  in  support  of  higher  quality, more efficient and less costly cardiovascular healthcare.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;clip_image006[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IT Telkom&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DreamBender&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EcoMarket&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“EcoMarket is a cloud based receipt system. It works by transferring digital purchase receipt to the cloud in every transaction in store, and providing ways for the customer to view and manage the receipt.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;clip_image008[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UGM&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadjah Mada&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agrion&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“One of the significant challenge faced by the agricultural field is dealing the unpredictable climate change which affects the water scheduling for plantation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agrion comes as a solution to calculate water needs of each plant in every growth level. Using this system, farmers could measure how much water they should provide in accordance with rainfall and the type of land.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In addition, it will support farmers’ assistant to arrange the irrigation schedule based on customized data of each farmer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the long term, the assistants and local government could set policies regarding the suitable plants in each month by using the systems to find the best partners in selling and buying harvests”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-5360120209460287359?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/5360120209460287359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/04/microsoft-umumkan-empat-finalis-imagine.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/5360120209460287359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/5360120209460287359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/04/microsoft-umumkan-empat-finalis-imagine.html' title='Microsoft Umumkan Empat Finalis Imagine Cup'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-6Q_hYEvZiEY/Ta95es8REpI/AAAAAAAADXk/hcgQLQyKq0c/s72-c/1316532620X310.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-1797052762460559845</id><published>2011-03-07T17:49:00.000-08:00</published><updated>2011-03-07T17:54:11.477-08:00</updated><title type='text'>Lima Alasan Jangan Musuhi Kopi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Y_SCOoy0Muo/TXWMOlmk6mI/AAAAAAAADBk/vovPLbXXnqw/s1600/1123164427-lima-alasan-jangan-musuhi-kopi.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Y_SCOoy0Muo/TXWMOlmk6mI/AAAAAAAADBk/vovPLbXXnqw/s200/1123164427-lima-alasan-jangan-musuhi-kopi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581521495435569762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Petti Lubis, Febry Abbdinnah - Selasa, 8 Maret&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Bagi pencinta kopi, minuman ini adalah pendongkrak energi. Tak mengherankan jika mereka bisa minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mengetahui cara minum kopi yang baik dan bisa mengendalikan asupan kopi setiap harinya, minuman ini memang bisa memberikan dampak positif bagi tubuh. Antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Melindungi jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peminum kopi yang mengonsumsi 1-2 cangkir kopi hitam per hari memiliki risiko terkena stroke lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Hal ini disebabkan oleh adanya antioksidan yang terkandung dalam kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kopi memiliki antioksidan lebih banyak dibandingkan blueberry. Antioksidan yang terkandung di dalamnya membantu menahan efek buruk dari peradangan pada arteri. Sesaat setelah meminumnya, kopi meningkatkan tekanan pada darah dan denyut jantung. Namun setelah beberapa lama, kopi justru menurunkan tekanan darah, karena antioksidan pada kopi mengaktifkan asam nitrat pada tubuh sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mencegah diebetes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antioksidan kopi, khususnya asam klorogenat dan guinides, memainkan peranan untuk meningkatkan sel tubuh terhadap insulin yang membantu mengatur gula darah. Faktanya, orang yang minum kopi setiap harinya memiliki risiko lebih rendah terkena 2 tipe diabetes, menurut beberapa penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menjaga kesehatan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kopi juga bisa meminimalkan risiko munculnya sirosis dan penyakit hati lainnya. Satu analisa dari sembilan penelitian menemukan bahwa kopi bisa menurunkan risiko kanker hari sebanyak 43%. Hal ini karena peran antioksidan dan kafein di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Meningkatkan kekuatan otak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum kopi secara teratur juga dapat membantu mengurangi risiko demensia dan Alzheimer, sama halnya seperti Parkinson. Antioksidan yang terkandung di dalam kopi menangkal kerusakan sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih maksimal sehingga otak bekerja lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Membantu menghilangkan sakit kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian membuktikan, 200 miligram kafein dapat membantu menghilangkan sakit kepala, termasuk migrain. Walaupun begitu belum ada penelitian yang membuktikan bagaimana cara kafein menghilangkan sakit kepala, namun para peneliti meyakini bahwa kafein meningkatkan aktivitas sel otak yang mengakibatkan pembuluh darah di sekitarnya menegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penegangan pembuluh darah ini membantu menghilangkan tekanan yang mengakibatkan rasa sakit," ujar Robert Shapiro, M.D., Ph.D., profesor saraf dan Director the Headache Clinic dari Universitas Vermont Medical School, seperti dikutip oleh laman Yahoo! Shine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di balik kenikmatannya, kopi menyimpan efek negatif bagi mereka yang tidak mengetahui cara minum kopi yang baik. Minum kopi berlebihan bisa menimbulkan dampak buruk, antara lain, meningkatnya kadar kolesterol jahat dan trigliserida yang akan membuat darah lebih pekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kopi akan sangat berbahaya bagi penderita tekanan darah tinggi, karena kafein dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba. Bagi wanita hamil, kopi dapat meningkatkan risiko kematian pada bayi. Kopi pun mengakibatkan tulang keropos. Bagi penderita maag, kopi adalah musuh besar yang harus dihindari karena kafein meningkatkan produksi asam lambung. Kopi pun membuat gelisah, insomnia, dan tremor (tangan bergetar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat menghindari efek negatif pada kopi, pilih racikan kopi tanpa tambahan gula dan susu, serta mengurangi dosis kopi yang Anda minum setiap harinya. Selain itu, pilih juga jenis kopi yang tanpa kafein. Dan agar 'racun' dalam kopi bisa diminimalisasi, jangan lupa untuk selalu konsumsi 2 gelas air putih untuk setiap satu cangkir kopi yang Anda minum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-1797052762460559845?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/1797052762460559845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/03/lima-alasan-jangan-musuhi-kopi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/1797052762460559845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/1797052762460559845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/03/lima-alasan-jangan-musuhi-kopi.html' title='Lima Alasan Jangan Musuhi Kopi'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Y_SCOoy0Muo/TXWMOlmk6mI/AAAAAAAADBk/vovPLbXXnqw/s72-c/1123164427-lima-alasan-jangan-musuhi-kopi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-2983519307838803621</id><published>2011-03-02T16:22:00.000-08:00</published><updated>2011-03-02T16:23:23.472-08:00</updated><title type='text'>3 Cara Agar Tidur Siang Lebih Bermanfaat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Fea1qqxFRz4/TW7fdwc_jEI/AAAAAAAAC-I/F-glWT8kqwM/s1600/1429485p.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Fea1qqxFRz4/TW7fdwc_jEI/AAAAAAAAC-I/F-glWT8kqwM/s200/1429485p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5579642690674330690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPAS.com - Tentu, tidak ada kantor yang menyediakan ruang tidur untuk karyawannya (kecuali mungkin kantor-kantor di bidang kreatif, yang mengharuskan karyawannya untuk bekerja hingga larut malam). Namun bila ruang khusus ini tak disediakan, tak ada salahnya untuk mencoba menciptakan sudut yang nyaman untuk sekadar memejamkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meluangkan waktu untuk tidur-tidur ayam penting dilakukan, karena menurut penelitian hal ini memberi banyak manfaat. Di antaranya, meningkatkan produktivitas, memperbaiki memori, melepaskan stres, dan menurunkan risiko penyakit jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya tidur ayam, tentu Anda tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk itu. Namun, agar tidur ayam ini memberikan manfaat maksimal, Anda perlu mengikuti aturan mainnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Batasi waktunya hingga 30 menit saja. Maksudnya, 10 menit untuk mengantarkan Anda ke alam tidur, dan 20 menitnya untuk tertidur lelap. Manfaat tidur selama 5-20 menit saja bisa dirasakan hingga 3 jam berikutnya. Pikiran menjadi segar, badan pun jadi bugar. Lebih dari 30 menit, Anda justru akan kesulitan bangun. Mata harus dipaksa untuk membuka, dan badan jadi lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Buat diri Anda nyaman. Caranya, lepas sepatu Anda, renggangkan ikat pinggang, dan bila mungkin, atur sandaran kursi Anda hingga posisi tubuh lebih nyaman untuk tidur. Semakin nyaman diri Anda, semakin mudah Anda tertidur. Jika Anda merasa lebih aman dan nyaman tidur di dalam mobil, jangan ragu untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jangan tidur terlalu sore. Tidur lebih cepat akan mencegah Anda terlalu pulas, dan dengan sendirinya lebih bermanfaat. Anda bisa menjadi lebih waspada, mampu memperbaiki performa kerja, dan mempercepat respons Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor: Dini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-2983519307838803621?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/2983519307838803621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/03/3-cara-agar-tidur-siang-lebih.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/2983519307838803621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/2983519307838803621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2011/03/3-cara-agar-tidur-siang-lebih.html' title='3 Cara Agar Tidur Siang Lebih Bermanfaat'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Fea1qqxFRz4/TW7fdwc_jEI/AAAAAAAAC-I/F-glWT8kqwM/s72-c/1429485p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-3371854416679567808</id><published>2010-07-23T21:52:00.000-07:00</published><updated>2010-07-23T21:54:47.351-07:00</updated><title type='text'>3 Piranti Lunak Pemantau Suhu Notebook</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TEpx-drfwXI/AAAAAAAACZ4/E4XCApNaMdg/s1600/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 117px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TEpx-drfwXI/AAAAAAAACZ4/E4XCApNaMdg/s200/untitled.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497331613092004210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wicak Hidayat - detikinet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ilustrasi (inet)&lt;br /&gt;Jakarta - Notebook saat ini sudah menjadi senjata utama menggenjot produktivitas bagi banyak kalangan. Perangkat komputer jinjing itu memang praktis, karena mudah dibawa-bawa dan punya aplikasi yang cukup 'berotot' untuk berbagai kegiatan kerja sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu masalah yang selalu muncul pada notebook adalah soal suhu. Bentuknya yang padat, diiringi kerjanya yang berat, membuat alat itu sering kepanasan. Kalau sudah begini, masalahnya bisa gawat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, suhu berlebih pada notebook bisa membuat komponen-komponen di dalamnya cepat rusak dan tidak awet. Kondisi terburuknya, mulai dari hardisk yang 'meleleh' hingga baterai yang meletup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, aplikasi pemantau suhu bisa berguna untuk memantau naiknya panas di jeroan komputer jinjing. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, pengguna bisa melihat kapan notebook menunjukkan gejala meriang, sehingga bisa segera dilakukan pencegahan atau pengobatannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah 3 aplikasi pemantau suhu yang cukup sering digunakan, seperti disarankan oleh MakeUseOf yang dikutip detikINET, Senin (19/7/2010): &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RealTemp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi pada situsnya menyebutkan, RealTemp adalah pemantau suhu bagi komputer dengan prosesor Intel. Piranti lunak ini membaca Digital Thermal Sensor (DTS) pada setiap Core. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DTS melaporkan seberapa dekat jarak suhu operasional terhadap suhu maksimal aman yang diperbolehkan dalam prosesor. Sehingga, semakin kecil jarak ini artinya semakin berbahaya bagi operasional komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enaknya, aplikasi ini tidak perlu di-install untuk digunakan. Selain itu ia memiliki fitur untuk menguji apakah sensor DTS itu mengalami masalah atau tidak. Secara resmi RealTemp mendukung Windows 2000, XP dan Vista (32bit dan 64bit), sedangkan Windows 7 tidak disebutkan di situsnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaman unduhannya ada di TechPowerUp.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CoreTemp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika RealTemp hanya membaca prosesor Intel, CoreTemp bisa jadi pilihan untuk pengguna AMD. Hampir semua jenis prosesor Intel dan AMD didukung oleh aplikasi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi ini juga mengukur suhu pada setiap core di prosesor multi-core yang digunakan. Sensor yang dibacanya pun sama, yaitu sensor DTS yang diklaim lebih akurat daripada sensor thermal diode. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu fitur menarik adalah kemampuannya melakukan logging alias pencatatan. Dengan ini pengguna bisa melihat rekam jejak naik turunnya suhu prosesor selama periode waktu tertentu, data yang dihasilkan pun bisa diolah menjadi sebuah grafik yang ciamik lewat aplikasi spreadsheet seperti OpenOffice.org Calc maupun Microsoft Office Excel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CoreTemp disebut telah mendukung sistem operasi Windows 7, selain Windows XP dan Vista tentunya. Ada sedikit catatan, untuk pengguna AMD Phenom CoreTemp tak akan menampilkan suhu absolut sebenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tautan ke unduhannya ada di AlCPU.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SpeedFan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit berbeda dari dua aplikasi di atas, SpeedFan menjanjikan kemampuan untuk mengukur suhu pada motherboard dan hardisk. Menurut informasi di situsnya, aplikasi ini akan membaca suhu motherboard dan hardisk, membaca tegangan listrik dan kecepatan kipas serta memantau status hardisk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan SpeedFan juga mencakup mengatur kecepatan kipas. Tergantung kebutuhan, hal ini bisa dimanfaatkan untuk membuat notebook lebih 'sunyi' atau menggenjot kerja kipas agar panas lebih cepat keluar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SpeedFan berjalan pada sistem operasi Windows 9x, ME, NT, 2000, 2003, XP dan juga Vista (termasuk Vista 64bit). Belum tertera dukungannya untuk Windows 7. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unduh di Almico.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( wsh / wsh ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : detik.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-3371854416679567808?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/3371854416679567808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2010/07/3-piranti-lunak-pemantau-suhu-notebook.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/3371854416679567808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/3371854416679567808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2010/07/3-piranti-lunak-pemantau-suhu-notebook.html' title='3 Piranti Lunak Pemantau Suhu Notebook'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TEpx-drfwXI/AAAAAAAACZ4/E4XCApNaMdg/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-7289900886632752069</id><published>2008-12-12T00:58:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T01:01:53.194-08:00</updated><title type='text'>TULADHA NEMBUNG / NGLAMAR</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIoSRYDW1I/AAAAAAAAACM/7GWIVgDaYG0/s1600-h/thohir_2.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278826007598685010" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 124px; CURSOR: hand; HEIGHT: 148px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIoSRYDW1I/AAAAAAAAACM/7GWIVgDaYG0/s200/thohir_2.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Samasa tiyang anjodhoaken anakipun jaler, lan sampun wonten pawestri ingkang dipun kajengaken, langkung rumiyin kedah nembung utawi nglamar, punika sampun dados tatacara ingkang kedah linampahan. Limrahipun tumindak nembung mekaten kanthi lantaran utusan, utawi tiyang sanes ingkang dipun saraya. Awewaton gegebenganipun tiyang jawi ing babagan punika, sedaya tumindak kedah saget dipun ajab sawabipun, pramila tiyang ingkang dipun utus utawi dipun saraya, prayoginipun tiyang ingkang sampun cekap ing yuswa, lan malih pantes tinulad.&lt;br /&gt;Punapakemawon ingkang dados gegaranipun tumrap ingkang dipun utus inggih punika :&lt;br /&gt;Mangertos nama-namanipun priyantun ingkang badhe dipun ajak bebesanan lan namanipun lare pawestri ingkang dipun lamar.&lt;br /&gt;Mangertos nama-namanipun priyantun ingkang ngutus lan nama putranipun.&lt;br /&gt;Serat/nawala panglamar, kalebataken ing amplop ingkang pantes, kaseleh ing baki, sokur bage rinengga edi.&lt;br /&gt;Wonten kadang kinarya roang, lan ugi minangka paseksen.&lt;br /&gt;Dene tumrap ingkang ngutus, dakderengipun kedah secala langkung rumiyin, dilih ing dinten ing tanggal ingkang tinantu badhe sowan. Bab nglamar ingkang kinanthen serat/nawala punika sanes akal-akalan utawi sanggit jaman sakpunika, jalaran wiwit kina mila nglamar kinanten serat mekaten sampun dados adat/tatacara. Bab punika prelu, jalaran jejodhowan punika satunggaling prakawis ingkang wigati, dados sedaya ingkang kawiyos ing pangandika prayogi wonten kakancinganipun. Kados pundi tumindak lan wacananipun manawi kautus nembung :&lt;br /&gt;Kedah netepi wanci ingkang sampun katemtoaken.&lt;br /&gt;Panggenan ingkang prayogi lan memantesi.&lt;br /&gt;Urut-urutanipun mekaten :&lt;br /&gt;Sasampunipun dhateng lan dipun bagekaken lan lenggah kanthi prayogi, lajeng mbikak wacana, dene cengkoronganipun :&lt;br /&gt;Nepangaken pribadinipun lan kanca rowangipun.&lt;br /&gt;Ngaturaken punapa ingkang dados jijibahanipun, (dados utusan)&lt;br /&gt;Ngandharaken punapa ingkang dados kaperluanipun.&lt;br /&gt;Tuladhanipun mekaten :&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum wr.wb.&lt;br /&gt;Kulonuwun, kula kepareng matur, kula ing siang/dalu punika tinanggenah dados utusanipun Bp./Ibu..............................sinaraya Bp./Ibu............................, ingkang pidalem ing..............................Kajawi punika kula ugi nepangaken kadang ingkang kula kanthi, inggih punika............................Bp./Ibu.............................., mugi tebihna saking sakathahing kalepatan/bebendhu, awit anggen kula kumawani sowan panjenengan, mboten sanes awrat dipun utus panjenenganipun Bp./Ibu....................................kinen/kadhawuhan matur wonten ing ngarso panjenengan. Dene ingkang dados wigatining prelu, kala semanten Bp./Ibu......................................kabrebel pangandikanipun, anggenipun.....................badhe kajodhokaken kaliyan putranipun kakung ingkang asesilihipun Bg..........................makatena manawi wonten chondonging panggalih lan sepen ing pambengan.&lt;br /&gt;Dados ringkesing atur, sowan kula punika saperlu “ngebun-ebun enjing, ajajawah sonten” putra panjenengan.&lt;br /&gt;Mekaten wigatining sowan lan atur kula minangka utusanipun Bp./Ibu........................ dene minangka kekancingan sedaya ingkang sampun kula aturaken, sumangga serat punika mugi katampi kanthi suka bingahing penggalih.&lt;br /&gt;Wasana cekap semanten ingkang dados atur kula, manawi wonten kalapatanipun, nyuwun pangapunten. Wassalamu’alaikum wr.wb.&lt;br /&gt;(salajengipun serat/nawala kanthi anorraga kaaturaken (sakbakinipun)&lt;br /&gt;Kados pundi menggah tanggapanipun Bp./Ibu..............................ingkang dipun sowani, limrahipun dipun dampingi sawenehing kadang lan mangkenipun badhe hamakili matur, nanging saumpami mboten dipun wakili, inggih prayogi kemawon. Ingkang perlu dados kawidadosan wonten tatacara punika, nanggapi panyuwunipun utusan kalawau, boten prayogi atur wangsulan sanalika. Punika kirang prayogi menggah priyantun gadah putro pawestri dipun tembung teka lajeng sanalika dipun ulungaken (paringaken). Pramila tanggapanipun makaten :&lt;br /&gt;Bapak.............................kados boten kirang trewaca malih menggah dhawuh pangandika panjenengan, ingkang mratelaken bilih panjenengan kautus Bp./Ibu................ Tinanggenah nglantaraken punapa ingkang dados kapreluanipun, inggih punika anggenipun nedya bebesanan kalian kula kanthi mundhut anak kula pun............................dados putr mantunipun. Kula sakulawarga ngaturaken sanget agenging panuwun, namung mugi boten kirang ing pamengku, dene atur wangsulan kula ingkang gumathok benjing kula aturaken samasa kula sowan panjenenganipun Bp./Ibu................................. Bab wekdalipun bade katemtoaken ing wingking. Mangke manawi sampun dawah dinten ingkang katemtoaken badhe atur wangsulan, saderengipun kedah nyamektaaken serat/nawala, ingkang suraosipun sami kaliyan ingkang badhe kawedhar ing lisan. Dene tuladha wacananipun mekaten :&lt;br /&gt;Bp./Ibu...................................sasampunipn sami pinanggih wilujeng, mugi kepareng kula matur, saprelu nglajengaken rembag kapengker, duk nalika panjenengan utusan dateng griya kula, nelakaken menggah wiyosing sedya anggen&lt;br /&gt;Awit saking gambuhing pamanggih kula sakaluwarga lan manut petang boten wonten prakawis ingkang sifatipun ganjil, pramila kula namung jumurung kapareng panjenengan. Mugi-mugi anak kula pancen sampun pinasthi dados jatu kramanipun putra panjenengan ing salami-laminiun, lestantun lan runtut ing samukawis. Dene dinten kalampahanipun dhaup, wonten ing wekdal ingkang prayogi badhe katuraken.&lt;br /&gt;Tuladha-tuladha wacana kados kasebat ing nginggl punika lumadosipun nalika tiang jawi apalakrama awit saking kareksanipun tiyang sepuh, kamangka jaman samangke sampun benten. Sapunika para putra sami pados calon jodhonipun piyambak-piyambak.&lt;br /&gt;Amila wonten ing wacana panembung mesthinipun inggih wonten bentenipun, ananging saumpami jaman sapunika nembung/nglamar kanthi ngginakaken tuladha wacana ing nginggil, inggih prayogini kemawon, boten wonten katentuanipun, malah ngiras pantes nguri-uri budaya jawi, titlaranipun para leluhur.&lt;br /&gt;Tataran salajengipun, sasampunipun wonten cundhuking pamanggih lan condonging panggalih antiwisipun priyantun ingkang badhe bebesanan, lajeng ngancik tataran candakipun inggih punika “Asok paningset” (pasrah paningset). Katerangan bab paningset dalah tuladha wacananipun masrahaken lan nampi, saget kawaos ing kaca candakipun. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-7289900886632752069?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/7289900886632752069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-nembung-nglamar.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7289900886632752069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7289900886632752069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-nembung-nglamar.html' title='TULADHA NEMBUNG / NGLAMAR'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIoSRYDW1I/AAAAAAAAACM/7GWIVgDaYG0/s72-c/thohir_2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-1122438870176753186</id><published>2008-12-12T00:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T00:55:46.166-08:00</updated><title type='text'>TULADHA ASOK PANINGSET ( PASRAH PANINGSET )</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUInAX_0o-I/AAAAAAAAAB8/Xa06T_EGKnk/s1600-h/pasrah02.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278824600626832354" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 152px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUInAX_0o-I/AAAAAAAAAB8/Xa06T_EGKnk/s200/pasrah02.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Satunggaling tataran tiyang badhe jejodohan, sasampunipun nembung/nglamar lan sampun pikanthuk wangsulan gumathok, kalajengaken asok pangingset. Pihak calon pengantin jaler satunggaling wekdal ingkang sampun katemtokaken saderengipun, masrahaken paningset, minangka kekancinganing rembak anggenipun badhe jejodohan/bebesanan, kala rumiyin wekdalipun antawis setengah dumugi satunggal tahun saderengipun ijab.&lt;br /&gt;Paningset dalah pangiringipun, limrahipun dipun damel pepethan sawarnining kewan lajeng winadhahan baki dipun tata kanthi sae lan endah mila ngresepaken manawi kadulu. Baki-baki kala wau dipun bekta para Kenya kabusana sarwa edi peni, dene lampahipun tumuju dalemipun calon besan wonten ingkang piniji minangka sespuhipun, lan ing mangke ingkang badhe masrahaken manawi paningset kala wau ugi kinanthen “redana” saget dipun asta sesepuhipun, ananging ugi saget dipun sarengaken kaliyan baki, kanthi wadhah miligi. Redana punika anggenipun masrahaken sarampungipun atur pasrah paningset, dene kala rumiyin kanthi tembung : “Ngaturi urun kagem tumbas sarem”.&lt;br /&gt;Sapunika asok paningset limrahipun dipun sarengaken wonten ing malem midodareni, kalajengaken ijab qabul mila paningset kala wau ugi kinanthen “mahar/mas kawin” minangka jangkepipun ijab qobul.&lt;br /&gt;Wasana masrahaken paningset punika cengkoronganipun sami kaliyan masrahaken pengantin, namung ing babakan wigatining prelu mesthinipun benten tuladhanipun makaten:&lt;br /&gt;Adangiyah : Salam.............................................&lt;br /&gt;Katur Bp.............................ingkang kinormatan.&lt;br /&gt;Kula ing mriki tinanggenah hamakili panjenganipun Bp./Ibu...................... ingkang pidalem .........................dalu/siang punika mundhi dhawuh kinen sowan ing ngarsa panjenengan.&lt;br /&gt;Namung saderengipun kula ngaturaken wigatining sowan kula, sumangga tansah munjukaken raos suka syukur wonten ing ngarsanipun pangeran ingkang Maha Mirah, dene awit sih berkahipun, kula panjenengan saget sami pinanggih kanthi wilujeng.&lt;br /&gt;Bp.........................ingkang kinormatan, sasampunipun kula kasembadan kanthi wilujeng sowan panjenengan, langkung rumiyin kinen ngaturaken salam taklimipun Bp./Ibu......................katur dhumateng Bp..............................dene ingkang dados telenging sedya saha wigatining prelu, Bp/Ibu...............................anggenipun badhe andhaupaken putranipun kakung Bagus..............................kaliyan Rr...................... Putra-putrinipun Bp..................................dalu/siang punika sowan saprelu ngaturaken sarat sarono utawi paningset, dadosa tandha cehna anggenipun sampun sami gumolong sedyanipun, kajawi punika kula ugi ngaturaken redana, minangka urun-urun tumbas sarem. Awit daking punika sumangga keparenga nampi kanthi suka bungahing panggalih.&lt;br /&gt;Minangka panutuping atur kula, bok bilih sowan kula sakadang wonten meranging susila, semanten ugi wonten atur kula ingkang boten mranani ing panggalih, kula namung tansah nyenyadhang lumebering sih samudra pangaksami. Nuwun.&lt;br /&gt;Mekaten menggah tuladha ingkang dados bakening wacana samasa masrahaken paningset, dene wacana atur panampinipun, cengkoronganipun ugi sami kaliyan malika nampi pasrah penganten. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-1122438870176753186?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/1122438870176753186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-asok-paningset-pasrah-paningset.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/1122438870176753186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/1122438870176753186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-asok-paningset-pasrah-paningset.html' title='TULADHA ASOK PANINGSET ( PASRAH PANINGSET )'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUInAX_0o-I/AAAAAAAAAB8/Xa06T_EGKnk/s72-c/pasrah02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-8789349835036154246</id><published>2008-12-12T00:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T00:52:40.431-08:00</updated><title type='text'>TULADHA NAMPI PASRAH PANINGSET</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUImSZeekMI/AAAAAAAAAB0/KwtiVZAB0XM/s1600-h/nampi_pasrah.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278823810749862082" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUImSZeekMI/AAAAAAAAAB0/KwtiVZAB0XM/s200/nampi_pasrah.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Pla / cengkoronganipun sami kaliyan wacana nami penganten :&lt;br /&gt;Salam...................................................................&lt;br /&gt;Katur Bp........................................... ingkang pantes hanampi ing pangormatan.&lt;br /&gt;Kula ing mriki tinanggenah minangka paraga sulih sariranipun Bp./Ibu..................... dalu/siang punika kula mundhi dhawuhipun kinen nampi saha hananggapi menggah rawuh penjenengan.&lt;br /&gt;Ingkang punika langkung rumiyin ngaturaken pambagya wilujeng rawuh, saha boten kesupen munjukaken puji syukur ing ngarsaning Gusti Ingkang Maha Agung, saking paringipun berkah saha sih rahmatipun, panjenengan sampun kasembadan rawuh ing papan punika kanthi wilujeng.&lt;br /&gt;Dene punapa ingkang dados wigatinipun ing ngajeng sampun panjenengan dhawuhaken, wiwit purwa, madya lan wasana kados boten kirang trewaca malih menggah panampi kula, inggih punika : salam taklimipun Bp./Ibu.......................sampun kula tampi lan mangke badhe kula dumugekaken Bp./Ibu.........................Sawangsulipun Bp./Ibu............................ugi ngaturaken salam kawilujengan mugi katur Bp.................... sekaliyan, semanten ugi pasrah panjenengan paningset dalah sauba rempenipun kula tampi kanthi suka bingahing manah, boten langkung Bp............................sekaliyan ngaturaken sanget agenging panuwun. Sumangga sami memuji sadayanipun saget kasembadan kanthi wilujeng, tebih saking godha rencana, cinaketna ing suka basuki.&lt;br /&gt;Ing wasana cekap semanten atur kula boten sanes menawi wonten galap gangsuling atur kula keparenga hangluberaken agunging samodra pangaksami. Nuwun.&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Wr. Wb. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-8789349835036154246?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/8789349835036154246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-nampi-pasrah-paningset.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/8789349835036154246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/8789349835036154246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-nampi-pasrah-paningset.html' title='TULADHA NAMPI PASRAH PANINGSET'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUImSZeekMI/AAAAAAAAAB0/KwtiVZAB0XM/s72-c/nampi_pasrah.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-964082483482119340</id><published>2008-12-12T00:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T00:48:18.895-08:00</updated><title type='text'>TULADHA MASRAHAKEN SAHA NAMPI PASRAH PENGANTEN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIlNOXlizI/AAAAAAAAABs/WU2b-SFhl7E/s1600-h/nampi_pasrah_top.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278822622357195570" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 151px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIlNOXlizI/AAAAAAAAABs/WU2b-SFhl7E/s200/nampi_pasrah_top.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sasampunipun tataran asok paningset, ngancik tataran candhakipun dahuping penganten. Tatacara-tatacara ingkang katindakaken saderengipun dhuping penganten, antiwisipun :&lt;br /&gt;Pasang tarub lan tuwuhan&lt;br /&gt;Siraman&lt;br /&gt;Midodareni&lt;br /&gt;Ijab Qabul&lt;br /&gt;Lan taksih kathah sanes-sanesipun&lt;br /&gt;Kala rumiyin wekdal antawis asok paningset dumugi wancinipun dhaup radi sawitawis dangu, inggih punika antawis 6 wulan dumugining satahun. Ananging jaman sapunika ijabing penganten katindakaken wonten ing malem midodareni sasampunipun tatacara pasrah paningset. Malah wonten ingkang katindakaken ngajengaken panggih.&lt;br /&gt;Dados jaman sapunika masa pepasangan sampun boten wonten. Masa pepasangan punika antawis asok paningset ingkang lajeng kasusul liru kalpika ngantos dumugining titimangsanipun dhaup. Saderengipun ijab, kalpika dipun angge ing jari manis asto kiwo, dene samangsanipun ijab, kalpika kalawau kapindhah ing jari manis asta tengen. Kanthi makaten saget kangge titikan/tandha, manawi kalpika dipun ange ing jari manis kiwa, punika tandhanipun maksih masa pepasangan, dene manawi sampun kaagem ing jari manis kanan, tandhanipun manawi sampun kawiwaha/dhup.&lt;br /&gt;Manawi sampun dumugi titi mangsa panggih, penganten jaler kalarabaken dhateng sasana pawiwahan. Ing ngriki wonten priyantun ingkang tinanggenah masrahaken. Lampahipun&lt;br /&gt;Sasampunipun dumugi sangajenging wiwara pandhapi, kandhep sawatawis saprelu katindakaken tatacara “Pasrah panampining panganten kakung” wonten ing wacana pasrah utawi nampi mekaten, prayoginipun boten kekathahen/kepanjangen mindhak njuwarehi. Langkung sae manawi prasaja, ringkes, nanging sampun saget nyakup ingkang dados maksudipun. Wonten ing mriki prayogi ngasto catethan bab nama-nama lss. Ingkang dipun prelokaken supados saget nggancaraken tumindak. Ing ngandhap punika sawatawis tuladha-tuladha tanggap wacana ing pasamuwan, awujud pola utawi cengkorongipun, dene mencaring wacana saget dipun angget piambak.&lt;br /&gt;TULADHA MASRAHAKEN PENGANTEN KAKUNG&lt;br /&gt;Pambuka basa ( adaniyah )&lt;br /&gt;Jaman sapunika limrahipun ngginakaken tembung “salam” utawi tembung sanesipun ingkang dipun kulinani, umpanipun, salam kawilujengan katur Bp....................., utawi “salam taklim” utawi “assalamu’alaikum wr.wb”, lss.&lt;br /&gt;Sasampunipun salam manawi pasrah, ingkang langkung rumiyin dipun sebat asma priyantun ingkang badhe nampi, punika prelu sanget lan sampun ngantos kelepyan, mingka jangkeping unggah-ungguh/tata krama, kalajengaken nyebat ingkang dados tugas ayahanipun, tuladhanipun mekaten : “katur dumateng Bp................................ Ingkang kinormatan. Lajeng nyebat ingkang dados ayahanipun, tuladhanipun......... ingkang jumenenganipun minangka wakil/sesulihipun Bp./Ibu...................................&lt;br /&gt;Nyebat dirinipun piambak (sanes nama), kalajengaken ingkang dados ayahanipun, tuladhanipun makaten : “kula ing ngriki mundhi dhawuh/ngemban jejibahan/dipun utus Bp./Ibu............................(tembung-tembung kala wauh dipun angge manawi ingkang ngutus yuswanipun langkung sepuh) dene manawi ingkang dipun wakili langkung nem, ngginakaken tembung.........................hamakili/tinanggenah dados wakilipun/sinaraya........................, lajeng nyebat ayahanipun tuladhanipun............... Kinen sowan lan matur wonten ngarasa panjenengan.&lt;br /&gt;Munjukaken raos suko syukur dhumateng pangeran, tuladhanipun :&lt;br /&gt;Saderengipun kula ngaturaken wigatosing sowan kula, prelu kula munjukaken puji syukur/raos suko syukur dhumateng Gusti Ingkang Maha Agung, dene hawit saking sih berkahipun/sih rahmatipun/sih kamirahanipun, kula panjenengan saget sami pinanggih kanthi wilujeng ..................................(saget katambahaken........................ winantu ing suka rena).&lt;br /&gt;Ngatureken wigatining prelu saderengipun ngaturaken ingkang dados prelunipun, langkung rumiyin ngaturaken salam saking ingkang ngutus, tuladhanipun :&lt;br /&gt;Langkung rumuyin kula kinen ngaturaken salam taklim/puji pandonga wilujeng saking Bapa / Ibu...........................................mugi katur Bapa / Ibu...................... dene ingkang dados telenging sedya/wigatining sowan kula kinen/saprelu nglarapaken/masrahaken ingkang putra pengnten kakung pun Bagus.......................... atmajakakungipun Bp./Ibu.................................(katamabahaken alamtipun................ ingkang pidalem ing..................................)&lt;br /&gt;Ingkang ing dinten punika badhe kadaupaken kaliyan anak Rr......................... Putra pawestrinipun Bp..............................sekaliyan, hawit saking punika titiwanci punika kula pasrahaken dhumateng panjenengan, borong kasembadaning sedya. Kula namung nderek meuji tansah manggiya wilujeng.&lt;br /&gt;Panutup&lt;br /&gt;Wasana cekap semanten atur kula, menawi sowan kula wonten kirang jangkeping trapsila, semanten ugi atur kula mboten mranani ing panggalih, keparenga ngluberaken sih samudraning pangapura, nuwun/maturnuwun. Wasalam.&lt;br /&gt;Cathetan :&lt;br /&gt;Nalika pasrah lan/nampi pasrah mboten preu nyebat utawi nyuwun idi palilah dhumateng tamu, jalaran wonten ing tatacara punika wekdal sawetahipun sampun kapasrahaken dhumateng laraga ingkang nampi jejibahan.&lt;br /&gt;TULADHA WACANA PASRAH MANUT POLA/&lt;br /&gt;CENGKORONGAN NGAJENG&lt;br /&gt;Ingkang ngutus nama Bp./Ibu Sardjono&lt;br /&gt;Ingkang nampi nama Bp. Sadono&lt;br /&gt;Ingkang dipun wakili nama Bp./Ibu Sarjito&lt;br /&gt;Penganten kakung nama Bagus Sudibyo, ST&lt;br /&gt;Penganten putri nama Rr. Salindri, SE&lt;br /&gt;Wiwahan dinten / tanggal Minggu, 11 Desember 2005&lt;br /&gt;Salam......................................................&lt;br /&gt;Nuwun,&lt;br /&gt;Katur dhumateng Bp. Sadono ingkang kinormatan, ingkang jumenengipun tinanggenah dados wakilipun Bp. Sarjito sekalian.&lt;br /&gt;Ing ngriki kula pinjil dados paraga sulih sariranipun Bp. Sarjono sekalian, ngemban jejibahan kinen sowan saha matur wonten ing ngarsa penjenengan.&lt;br /&gt;Saderenge kula ngaturaken wigatining sowan kula prelu langkung rumiyin ngunjukaken raos suka syukur alhamdulillah dhumateng Pangeran Ingkang Maha Agung, dene awit saking sih berkah tuwin sih rahmatipun, penjenengan kula saget sami pinanggih kanthi wilujeng, winantu ing suka rena.&lt;br /&gt;Bapak Sadono ingkang kinormatan sasampunipun kula kasembadan sowan ing ngarsa panjenengan, kula kinen ngaturaken salam taklimipun Bapak Sarjono sekaliyan mugi kaaturna dhumateng Bapak Sarjito sekalian, dene ingkang dados telenging sedya saha wigatining prelu, kula kadhawuhan nglrapaken penganten kakung pun Bagus Sudibyo, ST, atmaja kakungipun Bapak Sarjono sekaliyan ingkang pidalem ing..........................................ingkang ing dinten punika, Minggu, 11 Desember 2005 badhe kadaupaken kaliyan anak Rr. Salindri, SE putra putrinipun Bapak Sarjito sekaliyan, hawit saking punika titiwanci punika penganten kakung pun bagus Sudibyo, ST, kula pasrahaken ing ngarsa panjenengan borong menggah kalaksanane sedya. Kula namung nderek memuji, mugi sadayanipun tansah manggiya wilujeng.&lt;br /&gt;Wasana cekap semanten atur kula, menawi anggen kula sowan wonten tunadungkaping tumindak utawi kirang jangkeping trapsila, samanten ugi manawa atur kula mboten mranani ing panggalih, kepareng hangluberaken samodra pangaksami nuwun matur nuwun.&lt;br /&gt;TULADHA NAMPI PASRAH PENGANTEN&lt;br /&gt;Pola/cengkorongan wacana nampi pasrah :&lt;br /&gt;Andangiyah / Salam&lt;br /&gt;Ingkang dipun kulinani mangangge pambuka basa punapa, sumangga kemawon&lt;br /&gt;Nyebat asmanipun ingkang membekemawon pasrah.&lt;br /&gt;Nepangaken/nyebat dirinipun piambak, kalajengaken punapa ingkang dados jejibahanipun tulada : “kula ing ngriki tinanggenah hamakili (dados sulih saliranipu) Bp................................Sekaliyan kinen hananggapi saha nampi menggah rawuh panjenengan”.&lt;br /&gt;Atur pambagya&lt;br /&gt;Atur panampi :&lt;br /&gt;Panutup&lt;br /&gt;Tuladha wacana nampi pasrah manut pola ing nginggil :&lt;br /&gt;Salam......................................&lt;br /&gt;Nuwun /kula nuwun, katur dhumateng Bp. Daryatmo ingkang kinormatan.&lt;br /&gt;Kula ing mriki minongko sulih sariranipun Bp. Sarjito sekaliyan, titiwanci punika mundhi dhawuhipun kinen nampi saha hananggapi menggah rawuh panjenengan.&lt;br /&gt;Ingkang punika langkung rumiyin kula hangaturaken pambagya wilujeng sugeng rawuh, saha munjukake puji syukur Alhamdulillah ing ngarsaning Pangeran Ingkang Maha Agung, dene hawit saking paringipun berkah lan pangayomanipun, panjenengan sampun kasembadan rawuh ing mriki kanthi wilujeng.&lt;br /&gt;Dene punapa ingkang dados wigatinipun, ing ngejeng sampun panjenengan dhawuaken, wiwit purwa ngantos wasana kados mboten kirang trewaca malih menggah panampi kula, inggih punika salam taklim saking Bapak Sarjono sekaliyan sampun kula tampi lan badhe kula aturaken dhumateng Bapak Sarjito sekaliyan, samanten ugi Bapak Sarjito sekaliyan ngaturaken salam kawilujengan mugi katur Bapak Sadjono sekaliyan, salajengipun pasrah panjenengan penganten kakung pun Bagus Sudibyo, ST, kula tampi kanthi suka bingahing manah, lan inggal badhe kapanggehaken kaliyan Rr. Salindri, SE putra putirinipun Bapak Sarjito sekaliyan. Dhumateng Bapak Daryatmo sapangombyong, sasampunipun dhauping penganten ing mangke kula suwun lenggah ngestreni saha hanjenengi wiwahan punika ngantos paripurna.&lt;br /&gt;Semanten atur panampi kula, manawi wonten galap gangsuling atur mugi keparenga paring pangapura. Matur nuwun.&lt;br /&gt;Kalajengaken salaman antawis ingkang pasrah lan ingkang nampi. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-964082483482119340?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/964082483482119340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-masrahaken-saha-nampi-pasrah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/964082483482119340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/964082483482119340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-masrahaken-saha-nampi-pasrah.html' title='TULADHA MASRAHAKEN SAHA NAMPI PASRAH PENGANTEN'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIlNOXlizI/AAAAAAAAABs/WU2b-SFhl7E/s72-c/nampi_pasrah_top.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-274283324858429911</id><published>2008-12-12T00:43:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T00:45:57.493-08:00</updated><title type='text'>TULADHA ATUR PAMBAGYA PENGANTEN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIkrcjiCfI/AAAAAAAAABk/KnhRZrzmt_8/s1600-h/PASRAH_3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278822042049841650" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 146px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIkrcjiCfI/AAAAAAAAABk/KnhRZrzmt_8/s200/PASRAH_3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Cengkorongan wacana atur pambagya ing pahargyan punika sami/meh sami kaliyan wacana-wacana kados tuladha ing ngajeng :&lt;br /&gt;Andangiyah ( Pambuka basa menggahing serat).&lt;br /&gt;- Kulinanipun mangangge punapa, sumangga kemawon.&lt;br /&gt;Nyebat diri pribadi lan ingkang dados ayahanipun.&lt;br /&gt;Atur pambagya sugeng rawuh.&lt;br /&gt;Ngaturaken wigatining pahargyan&lt;br /&gt;Atur Panuwun :&lt;br /&gt;Dhumateng para tamu&lt;br /&gt;Dhumateng ingkang sami sabiyantu&lt;br /&gt;Dhumateng sinten kemawon ingkang sampun nyengkuyung&lt;br /&gt;Raos ngenggana kekiranganipun.&lt;br /&gt;Panutup&lt;br /&gt;Tuladha wacana manut sengorongan ng nginggil kanthi prasaja lan riringkesan kados ing ngandhap :&lt;br /&gt;Salam........................................&lt;br /&gt;Para tamu ingkang kinormatan, mugi kalilan kalih sumelamatur ing ngarsa panjenengan, awrat labet minangkani pamundhutipun Bapak.....................sekaliyan ing wanci punika kula kinen hamakili matur ing ngarsa panjenengan.&lt;br /&gt;Ingkang punika kula ngaturaken pambagya wilujeng sugeng rawuh, saha munjukaken raos suka syukur dhumateng Gusti Ingkang Maha Agung, dene awit saking berkah tuwin kamirahanipun, siang/dalu punika saget sami pinanggih kanthi wilujeng mboten kirang satunggal punapa, mboten kesupen ugi ngaturaken agengin panuwun, dene panjenengan sampun kapareng nyisihaken wekdal saperlu minangkani atur panyuwunipun Bapak........................................ sekaliyan lumantar sedhahan ingkang sampun katur ing ngarsa panjenengan.&lt;br /&gt;Dene isi suraosing sedhahan sanes in wanci kalenggahan punika, (dipun sebat dinten lan tanggalipun) awit berkahing Allah SWT, Bapak........................... sekaliyan kasembadan netepi darmaning asepuh, hamiwaha atmaja pawestrinipun asesilih..........................jinatukrama Bagus................................. Atmaja kakungipun Bapak..........................sekaliyan. Dene ijab panikahipun penganten kekalih sampun kalampahan kanthi wilujeng ing dinten............................Ing pahargyan siang/dalu punika panjenengan kasuwun rawuh saperlu hangestreni saha hanjenengi panggihing penganten tuwin pareng tambahing donga pangestu, mugi-mugi putra kekalih ingkang sampun gumolong sedyanipun ambangun brayat inggal punika lestantun anggenipun jejodohan, tinebihaken saking sakathahing godha rencana, cinaketna ing suka basuki, satemah saged teka ingkang jenangka tutug ingkang ginayuh, widagda ambangun bale wesma.&lt;br /&gt;Kajawi punika Bapak................................sekaliyan, mboten katalompen ngaturaken agenging panuwun dhumateng sadaya paringipun tandha tresna ingkang awujud punapa kemawon, mugi-mugi amal kesaenan panjenengan pinaringan leliru saking Allah SWT, lan hanambahono arum kuncaraning asma panjenengan wonten ing madyaning bebrayan agung. Atur panuwun ugi dhumateng para sanak kadang lan tangga tepalih ingkang sampun kepareng paring sabiyantu, satemah pahardyan ing siang/dalu punika saget kasembadan kanthi sae.&lt;br /&gt;Para tamu kakung putri ingkang pantes konormatan Bapak.......................sekaliyan hanglenggana, sanajan pahardyan siang/dalu punika sampun katata lan karacik dangu saderengipun, kula pitados taksih wonten kirang lan kuciwanipun. Ingkang punika kula namung hanyenyadhang lumebering samudra pangaksama. Salajengipun mugi kapareng dumugekaken lelenggahan ngantos dumugining paripurna, sinambi hangrahapi atur pasugatan sanajan namung sapala.&lt;br /&gt;Pepuntoning atur, mbok bilih anggen kula sowan lan matur ing ngarso panjenengan wonten tuna dungkaping tumindak lan galap gangsuling atur, mugi diagungna ing pangapura. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-274283324858429911?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/274283324858429911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-atur-pambagya-penganten.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/274283324858429911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/274283324858429911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-atur-pambagya-penganten.html' title='TULADHA ATUR PAMBAGYA PENGANTEN'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIkrcjiCfI/AAAAAAAAABk/KnhRZrzmt_8/s72-c/PASRAH_3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-7719584742873967353</id><published>2008-12-12T00:41:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T00:43:02.983-08:00</updated><title type='text'>TULADHA WACANA TUMRAP PAMBIWARA PAHARDYA PENGANTEN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIkBpzTALI/AAAAAAAAABc/3tCXm7Dy83o/s1600-h/bu_tris.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278821324051120306" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 149px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIkBpzTALI/AAAAAAAAABc/3tCXm7Dy83o/s200/bu_tris.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Wonten ing pahargyan penganten manawi kawontenan tamu sampun kirang langkung 75% rawuh, pambiwara saged wiwit ambuka menganing pahargyan, kanthi ngaturaken pratelan menggah lampah-lampahipun pahargyan namung kanthi riringkesan. Caranipu kados ing pakeliran manawi nuju janturan, liripu gangsa (nalika samanten manguyu-uyu) tetep mungel, nanging lamat-lamat lajeng sinerengan kaliyan aturipun pambiyawara. Menggah tuladha wacananipun makaten:&lt;br /&gt;Nuwun, para tamu kakung-putri langkung-langkung para sepuh, para sarjana miwah sujana ingkang mahambeg luhuripun budi sasampunipun nampi sasmita saking sesepuhing pahargyan, mugi kepareng kula ingkang tinanggenah dados pambiwara hamiwiti ambuka menganing pahargygan ing siang / dalu punika.&lt;br /&gt;Wonten ing dinten pinilih surya pinitang, inggih ing dinten punika awit saking berkahing Allah SWT. ginunturan ing pujo pangastawanipun para rawuh, panjenenganipun Bp. ........................... Sekaliyan sampun dipun kaparengaken netepi darmaning asepuh amiwaha ingkang putro-putrinipun ingkang anggung kinasih Rr. ........................... , jinatukrama kaliyan Bagus ..........................., atmaja kakungipun Bp ........................... sekaliyan.&lt;br /&gt;Ingkang punika pambiyawara badhe ngaturaken sawatawis menggah lampah-lampahing pahargyan siang / dalu punika, sageta andadosaken ing uninga.&lt;br /&gt;Minangka purwakaning tatacara sasampunipun ingkang putra penganten putri purna anggenipun ngadi sarira hangedi busana, tumunten kalarapaken manjing ing sasana pahargyan lenggah ing palenggahan rinengga.&lt;br /&gt;Kasusul bidhaling carakja kekalih tumuj sasana paleleremanipun penganten kakung, saperlu atur uninga bilih titiwanci sampun prayogi pengantin kakung kalarapaken manjing ing sasana pahargyan.&lt;br /&gt;Sapraptanipun ing wiwara ngajeng kandhek sawatawis, saperlu katindakaken tatacara pasrah panampining penganten kakung.&lt;br /&gt;Purna pasrah lan panampi kasusul panggihing penganten.&lt;br /&gt;Sarampungipun tatacara adat punika kanthi siningepan sindur ingkang ibu kairing tumuju palenggahan.&lt;br /&gt;Sasampunipun satata lenggah tumunten katindakaken tatacara krobongan.&lt;br /&gt;Katungka rawuhipun besan sapangiringipun, tumapak ing titilaksana besan mertui.&lt;br /&gt;Sasampunipun lenggah kanthi prayogi, katindakaken tatacara adat sungkeman.&lt;br /&gt;Salajengipun titilaksana candhakipun, ingkang mengku damel badhe sowan ing ngarsa panjenengan saperlu hamanembrama ngaturaken pambagyahayu.&lt;br /&gt;Para tamu kakung-putri ingkang kinormatan, minangka pratandha paripurnaning pahargyan, manawi penganten sampun kabodol saking palenggahan, kairing tumuju sangajenging wiwara sasana wiwaha, saperlu nguntapaken kunduripun para tamu kanthi tangkep asta.&lt;br /&gt;Makaten menggah atur pratelan lampah-lampahipun pahargyan siang / dalu punika, mugi andadosna ing uninga, matur nuwun.&lt;br /&gt;Wacana ngandhakaken tumapaking tatacara :&lt;br /&gt;Temanten putri lenggah :&lt;br /&gt;Para tamu ingkang kinormatan sampun wonten sasmita saking mlebet patenggan, bilih penganten putri sampun sangkep abusana, awit saking punika badhe kairing tumuju palenggahan. Menggah tata rakiting lampah kapara ing ngajeng patah klih sakembaran pinaragan angger...................Saha angger ............................, sawingkingipun patah penganten putri kekanthi ibu..................................saha ibu...................................Jengkaripun penganten putri saking sasana busana kabiwadha ungeling Ktw. Puspawarna sl. My. Ing wasana sumangga menggah kalampahaning sedyo.&lt;br /&gt;Bidhaling caraka :&lt;br /&gt;Nuwun, para tamu ingkang kinormatan, sasampunipun penganten putri lenggah sawatawis kasusul budhaling caraka tumuju ing pelereman penganten kakung, saprelu atur uninga wancinipun sampun prayogi penganten kakung kalarapaken manjing ing sasana wiwaha.&lt;br /&gt;Para tamu kakung putri ingkang kinormatan, kanthi kapyarsaning Ldr. Wilujeng Pl.Br. punika satuhu nyasmitani rawuhipun penganten kakung. Dhumateng Bp........................ mugi kepareng hangacarani dhumugi papan pasrah lan panampi pengantin kakung. Sasampunipun sumadya samukawisipun, para paraga sampun siaga ing diri saha sawega ing gati tumunten katindakaken tatacara pasrah panampi. Priagung ingkang kepareng masrahaken Bp............ dene ingkang nampi Bp........................ Ingkang jumenengipun kaapit-apit Bp................... saha Bp........................... ing wasana sumangga wekdal sawetahipun kula aturaken, ( sasampunipun pasrah kelajengaken panampi, menggah aturipun pambiwara makaten). Makaten para tamu kaung-purti, menggah dawuh pangandika pasrah saking Bp...............................salejengipun badhe tinanggapan Bp......................... sumangga (sasampunipun rampung pinampinipun, aturipun pambiyawara mekaten).&lt;br /&gt;Salajengipun penganten kepanggihaken, ingkang punika dhumateng Ibu........ saha Ibu................ mugi kapareng nyamektaaken sadaya upacaraning panggih. Dene ingkang paring pangestu panggihing penganten Ibu.................. Dhumateng Ibu.............................. saha Ibu...................... semanten ugi Bp........................... saha Bp............................. mugi kepareng hanganthi penganten tumuju ing telenging sasana panggih, dene panggihing penganten kabiwada ungeling kodhok ngorek kalajengaken Ktw. Laras Maya (sarampungipun panggih, aturipun pambiyawara mekaten).&lt;br /&gt;Para tamu kakung-putri ingkang kinormatan, salajengipun penganten siningepan sindur ingkang ibu ing pamindhanganipun, kairing tumuju palenggahan dene ingkang rama lonlonan lumaksana tut wuntat.&lt;br /&gt;Tatacara krobongan&lt;br /&gt;Aturipun pambiyawara mekaten :&lt;br /&gt;Para tamu kakung-putri ngiras pantes nguri-uri adat lupiya jawi titilaranipun para leluhur, badhe katindakaken tatacara Krobongan, dene ingkang badhe mratitisaken ibu..........................kabiyantu ibu..........................., lampahing tatacara punika kanthi kairing Ldr. Sri Widada, ing wasana sumangga.&lt;br /&gt;Besan mertuwi.&lt;br /&gt;Pambiyawara saget matur mengaten : Para tamu nembekewala purna tatacara krobogan, katungka rawuhipun besan Bp/Ibu .......................saperingiripun. Ingkang punika dhumateng Bp........................sekaliyan mugi kepareng ngacarani. Rawuhipun besan kairing ungeling Ldr. Tirta Kencana, sumangga.&lt;br /&gt;Para tamu ingkang kinormatan sasampunipun besan dalah pangirng satata lenggah kanthi prayogi, salajengipun katindakaken tatacara adat sungkeman, penganten bade namdukaken sembah pangbektinipun dhumaten rama ibu dalah mara sepuh, kanthi ngaras pepada sumungkem hamarikelu. Tata cara punika sawetahipun katuntuna ibu ..............................punika kairing ungaling Ldr. Mugi Rahayu SI.My. ing wasana sumangga.&lt;br /&gt;Atur pambagiya hayu :&lt;br /&gt;Para tamu kakung-putri, ingkang dados punapa bombonging penggalihipun Bp.........................sekaliyan dupi ngawuningani lan nampi rawuh panjenengan, amila mboten badhe kawiyos nyarirani matur pribadi ing ngarsa panjenengan, dhawahing sampur namung dhumateng kadang pinitados inggih Bp. ................... ingkang ing siang / dalu punika tinanggenah kaapit-kaapit Bp. .......................... saha Bp. ..............................minangka pakormatan, dhumateng Ibu ................... saha Ibu ........................................................mugi kepareng mratitisaken jemenengipun penganten dalah rama ibu, manawi samadayanipun sampun siaga ing diri, saha sawega ing gati, wekdal sawetahipun kula aturaken. Sumangga. Sasampunipun pasugatan atus, pratanda pawiwahan sampun paripurna. Menggah aturipun pambiyawara mekaten :&lt;br /&gt;Para tamu kakung-putri ingkang satuhu mahembug luhuring bud, wancinipun sampun dumugi wekasing sedya wigatining prelu, ndungkap titimangsa purnaning gati. Sadaya kalawau mboten sanes hawit berkah tuwin sihing Gusti Ingkang Maha Agung, pahargyan siang/dalu punika sampun kelampahan kanthi wilujeng, datan wonten rubedaning lampah. Ingkang punika dhumateng Bp.........................sekaliyan kasuwun anjengkaraken penganten sekaliyan, salajengipun kairing tumuju wiwaraning tarup, kaapit rama iu nguntapaken konduripun para tamu kanthi tangkep asta, sarta nyuwun tambahing pangestu. Jengkaripun penganten kabiwadha ungeling ayak-ayakan menggah tedhak saking kalajengaken gleyong, ing wasana sumangga.&lt;br /&gt;Sareng kaliyan bidaling para tamu pambiyawara saget matur mekaten :&lt;br /&gt;Kanthi kapyarsaning ayak-ayakan punika satuhu sampun paripurna samudayanipun. Mboten kesupen kula ingkang sinanggenah pinangka pambiyawara tansah hanyenyadhang rumentahing sih samodra pangaksama, manawi anggen kula matur mboten mranani ing panggaih, lan katah klenta-klentunipun, wasana sumangga asesanti : Mugi tansah manggih wilujeng winantu ing suka rena matur nuwun. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-7719584742873967353?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/7719584742873967353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-wacana-tumrap-pambiwara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7719584742873967353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/7719584742873967353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/tuladha-wacana-tumrap-pambiwara.html' title='TULADHA WACANA TUMRAP PAMBIWARA PAHARDYA PENGANTEN'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIkBpzTALI/AAAAAAAAABc/3tCXm7Dy83o/s72-c/bu_tris.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119726699418207835.post-8958292190772699521</id><published>2008-12-12T00:38:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T00:41:10.152-08:00</updated><title type='text'>WACANA PAMBIWARA ING SEDANG / KESRIPAHAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIjlfLe2BI/AAAAAAAAABU/DZODiMJmBMk/s1600-h/21ptpce6.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278820840163432466" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIjlfLe2BI/AAAAAAAAABU/DZODiMJmBMk/s200/21ptpce6.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Wacana wonten ing sedang (kesripahan) punika prayogi dipun budidaya angginakaken tetembungan ingkang langkung prasaja (lugu), mboten kados ing pahargyan, tugas pambiyawara namung : byawarakaken punapa ingkang bade tumindak, sampun ngantos ngirangi hakipun pamedharsabdo sanesipun.&lt;br /&gt;Menggah cengkoronganipun mekaten :&lt;br /&gt;Pambuka&lt;br /&gt;Ing ngriki pambiyawara winates ngaturaken lampah-lampahipun tata cara ingkang badhe katindakaken. Dene tatacaranipun nama : Tatacara bidaling layon, sanes tatacara pangruktineng layon.&lt;br /&gt;Manawi sampun dumugi wancinipun kawiwitan, pambiyawara byawarakaken saben titilaksana ingkang badhe tumindak. Dene uruanipun ;&lt;br /&gt;Atur pambagya saking wakil ingkang nandang.&lt;br /&gt;Tanggap wasana asung bela sungkawa.&lt;br /&gt;Waosan sejarah sugengipun ingkang seda ( manawi wonten )&lt;br /&gt;Waosan donga&lt;br /&gt;Tata cara brobosan (menawi wonten )&lt;br /&gt;Pangangkatipun kendhagaraya, lss.&lt;br /&gt;Panutup&lt;br /&gt;Tuladha wacana manut cengorongan ing inggil :&lt;br /&gt;Pambuka. Para tamu, para asung bela sungkawa ingkang kinormatan ing wanci siang punika bade sesarang nguntapaen layonipun......................................kados kecetha ing iber-iber lelayu, bilih kala dinten .................... Bp. Rachmad Chusen sampun katimbalan sowan ing pangayunaning Allah SWT. Siang punika layon badhe kapetak ing astana ...................Kaangkah wanci jam...........namung saderingipun badhe kawontenaken tatacara sawetawis, inggih punika :&lt;br /&gt;Atur pambagya saking wakul ingkang nandhang sungkawa.&lt;br /&gt;Asung bela sungkawa saking :&lt;br /&gt;_________________________________&lt;br /&gt;_________________________________&lt;br /&gt;Pamaosing sejarah sugengipun suwargi ......................&lt;br /&gt;Waosan donga&lt;br /&gt;Tata cara ada brobosan&lt;br /&gt;Sarampungipun tatacara punika layon kaangkat dhateng ratalaya deneng.............. ugi perlu kula aturaken ing ngriki kangge kapreluan layadan ing siang punika kulawarga nyamektaaken titihan arupi . . . . . . . . . . . para asung bela sungkawa ingkang kinormatan, mekaten menggah lampah-lampahing tatacara bidhaling layon ing siang punika mugi andadosna ing uninga. Salajengipu mugi layon ing siang punika mugi andadosna ing uninga. Salajengipun mugi kepareng sumene sawatawis hanyrantos tumapaking tatacara mangke, nuwun.&lt;br /&gt;Wacana manawi sampun ngancik tumapaking tatacara bidhaling layon.&lt;br /&gt;Atur Pambagya&lt;br /&gt;Para asung bela sungkawa ingkang kinormatan, wanci sampun prayogi tatacara bidhaling layon siang punika kawiwitan. Wakil saking ingkang nandhang dhuh kita badhe ngaturaken pambahya kasarira Bp............................., dene jumenengipun kaapit-apit Bp.........................saha Bp..........................., hing wasna semangga wekdal kula aturaken.&lt;br /&gt;Tanggap wacana asung bela sungkawa&lt;br /&gt;Salajengipun ngancik tanggap wasana asung bela sungkawa, kapisan saking :..... Dipun sarirani Bp.......................Angka kalih saking ......................., ingkang dipun sarirani Bp................................&lt;br /&gt;Pamaosing sejarah sugengipun&lt;br /&gt;Para asung bela sungkawa ingkang kinormatan, titilaksana candhakipun pamaosing riwayat hidup suwargi. Ingkang punika dhumateng Bp................... wekdal kula aturaken.&lt;br /&gt;Para tamu kakung putri ingkang kinormatan, salajengipun waosan donga dining Bp......................................, manawi sampun sumadhya, wekdal kula aturaken.&lt;br /&gt;Tatacara adat brobosan ( manawi wonten )&lt;br /&gt;Saderengipun kendhagalaya kelebetaken ing ratalaya, bade katindakaken tatacara adat brobosan, ingkang badhe kapratitisaken Bp......................................&lt;br /&gt;Ara asung bela sungkawa ingkang kinormatan, kanthi bidhaling layon dhateng astana............................punika, sampun paripurna tatacara ing siang punika, kula ingkang tinanggenah dados pambiyawara, manawi wonten kalentining tumindak lan atur mugi diagungna ing pangapura, wasana maturnuwun. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119726699418207835-8958292190772699521?l=www.pambiwara.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.pambiwara.co.cc/feeds/8958292190772699521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/wacana-pambiwara-ing-sedang-kesripahan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/8958292190772699521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119726699418207835/posts/default/8958292190772699521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.pambiwara.co.cc/2008/12/wacana-pambiwara-ing-sedang-kesripahan.html' title='WACANA PAMBIWARA ING SEDANG / KESRIPAHAN'/><author><name>PAMBIWARA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09158278042275229014</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/TKKTQZp0anI/AAAAAAAACeA/XtRxicWNQ_g/S220/thohir.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_45gv0ATxCzI/SUIjlfLe2BI/AAAAAAAAABU/DZODiMJmBMk/s72-c/21ptpce6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
