Minggu, 29 Januari 2012

Benarkah Baru 10 Persen Otak Manusia yang Terpakai?

Kompas.com - Boleh dikatakan otak adalah organ pelaksana utama seluruh tubuh kita. Otaklah yang membentuk dan mengontrol semua pikiran dan emosi, termasuk fungsi tubuh dan kegiatan fisiknya. Otak terdiri atas banyak struktur yang memiliki fungsi spesifik. Walau para ilmuwan masih tetap mempelajari tentang cara kerja otak, tetapi pengetahuan mereka tentang otak kini sudah lebih banyak dibanding 10 tahun lalu. Beberapa pendapat menyebutkan bahwa otak manusia yang terpakai baru sepuluh persen saja. Sayangnya berbagai pemeriksaan ilmiah menunjukkan bahwa pendapat itu salah besar. Pemeriksaan untuk melihat otak secara lebih dalam, seperti MRI, PET scan serta studi pencitraan lain ternyata tidak menunjukkan adanya area otak yang tidak terpakai, bahkan pengamatan terhadap sel-sel otak manusia tidak menunjukkan adanya area yang tidak aktif. Studi metabolik juga menunjukkan hal serupa, tidak ada satu pun area yang tidak berfungsi. Mitos mengenai adanya area otak yang belum terpakai mungkin berawal dari tahun 1900-an yang ditujuan untuk meyakinkan orang-orang bahwa mereka sebenarnya belum mencapai potensi tertingginya. Yang pasti, otak bisa menjadi "kosong" akibat kekurangan zat-zat gizi saat berada di kandungan. Bayi yang tidak memiliki cukup gizi dan stimulasi akan memiliki jumlah sel saraf sedikit, ukurannya selnya lebih kecil, serta komponen sel sarafnya tidak terbentuk sempurna. Bukan hanya itu, mielin (selubung saraf) juga akan menjadi lebih tipis, berlubang, dan kemungkinan tidak terhubung sehingga rangsangan otak tidak bisa ditransmisikan. Dengan kata lain, otaknya menjadi "lemot". Sumber : LiveScience

6 Cara Menikmati Olahraga Sendiri

KOMPAS.com - Faktor utama yang menjadi tantangan saat berolahraga sendiri adalah rasa malas. Bagaimana tidak, saat orang lain berolahraga bersama pasangan atau teman, Anda berlatih sendirian tak ada teman yang menyemangati. Namun, menurut Leo Babauta, pemilik situs Zen Habits, hal ini seharusnya tak menjadi masalah. Selalu ada cara untuk tetap bersemangat. Leo adalah mantan pegawai negeri di Amerika Serikat yang hidupnya sempat terpuruk dan mengalami obesitas. Simak cara pria yang akrab disapa Mr Zen ini, memotivasi dirinya kala harus berlatih sendirian. 1. Waktunya untuk diri sendiri. Anggap waktu berlatih adalah waktu luang untuk diri sendiri alias me time. Di luar waktu ini, Anda harus mengurus pekerjaan, keluarga, mendengarkan curhat teman, dan segudang kewajiban lain. Kapan ada waktu untuk diri sendiri? Waktu olahraga, itulah waktu Anda untuk lepas dari semua kewajiban bersama orang lain. Olahraga sambil merenung atau berkhayal, siapa yang melarang? 2. Hitung kalori yang terbakar. Menghitung kalori yang habis karena latihan fisik terdengar membosankan dan rumit. Namun, ini adalah cara paling ampuh untuk memicu diri mencapai tujuan latihan agar tubuh idel dan sehat bugar. Kebiasaan menghitung kalori saat berlatih gym tidaklah sulit karena mesin fitnes zaman sekarang sudah dilengkapi dengan kalkulator penghitung. 3. Bersenang-senanglah. Olahraga seharusnya dipandang sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan menyiksa. Jika bosan dengan program yang ada, beralihlah sejenak ke jenis olahraga lainnya. Pilih mana saja yang Anda suka. Misalnya berenang atau hiking. 4. Bayangkan tubuh ideal. Lihat bayangan diri Anda di cermin dalam keadaan telanjang. Kemudian jujurlah pada diri sendiri, apakah Anda puas dengan bentuk tubuh sekarang? Jika tidak, bayangkan seperti apa bentuk tubuh ideal yang Anda inginkan. Setiap kali motivasi turun, kembalilah pada imajinasi mengenai bentuk tubuh idaman Anda. 5. Banyak baca. Lebih seringlah membaca pengalaman orang lain atau tip yang di share para pakar lewat tulisannya, seringkali cara ini berhasil membangkitkan semangat Anda. 6. Cari role model. Bukan berarti Anda harus memiliki tubuh seperti para model atau kalangan selebriti. Tetapi, jadikan tubuh para selebriti yang Anda lihat di depan kamera, sebagai inspirasi dan motivasi untuk rajin berlatih demi menghilangkan lemak di tubuh Anda. (Majalah Chic/Lily Turagan)

Senin, 23 Januari 2012

8 Kiat Merencanakan Pensiun Individu

KOMPAS.com - Bukankah menyenangkan rasanya jika Anda turut meringankan kehidupan anak-anak Anda di masa mendatang, dengan memiliki kemampuan finansial untuk mencukupi berbagai kebutuhan di masa pensiun, belasan atau puluhan tahun ke depan? Anda dapat memulai menyiapkan rencana pensiun individu sedini mungkin, sejak usia masih produktif. Penggagas Diet Utang dalam Oprah Show, Ellie Kay menuliskan sejumlah cara menyiapkan pensiun berikut ini, dalam bukunya 1/2 Price Living: 1. Mulailah berinvestasi. Mulailah mencari dan menggali informasi selengkap-lengkapnya mengenai investasi. Pilih produk investasi yang tepat sesuai kemampuan dan kebutuhan Anda. Tak ada kata terlambat. Jika saat ini Anda belum memiliki satu pun produk investasi, tak apa, jangan ragu untuk segera memulai berinvestasi sesuai dengan profil risiko Anda. Ukur profil risiko Anda, apakah Anda tergolong risk taker atau konvensional? 2. Berhemat. Banyak keluarga yang melakukan penghematan dengan memotong berbagai pengeluaran dan mengalihkannya untuk menambah tabungan pensiun. Anda perlu memiliki tujuan keuangan dan membuat prioritas, dengan begitu Anda mampu merencanakan finansial untuk masa depan. 3. Alokasi dana. Cobalah menyisihkan sebanyak mungkin uang ke dalam rencana pensiun Anda. Alokasikan 15-20 persen dari pendapatan Anda untuk menambah tabungan pensiun ini. 4. Bisnis rumahan. Anda juga bisa mulai mempertimbangkan membangun bisnis rumahan saat usia masih produktif untuk menyiapkan masa pensiun nanti. 5. Pasang target. Saat Anda sudah memutuskan berinvestasi, tetapkan sasaran setinggi-tingginya. Pantau terus portofolio investasi Anda setiap kuartal. Dengan begitu Anda dapat mengelola investasi Anda untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar kapan pun memungkinkan. 6. Memaksimalkan fungsi rumah. Jika memungkinkan, Anda dapat memaksimalkan penggunaan rumah dengan cara menyewakan salah satu kamar untuk kos mahasiswa atau karyawan misalnya. Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dan menabung keuntungannya untuk masa pensiun Anda. 7. Hidup sederhana. Seringkali, penting untuk menjalani gaya hidup yang tidak terlalu mewah saat ini supaya bisa lebih menikmati masa pensiun di kemudian hari. 8. Jual aset. Jika Anda memiliki aset yang tidak menghasilkan pemasukan atau pertumbuhan nilai, seperti tanah kosong, jual saja aset tersebut. Sebaiknya Anda berinvestasi di aset aktif yang menghasilkan pendapatan.

Mau Sehat? Jadilah Orang Religius

KOMPAS.com - Melakukan olahraga teratur dibarengi konsumsi makanan bergizi seimbang selama ini selalu didengung-dengungkan oleh para pakar kesehatan sebagai resep jitu dalam menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Tetapi alangkah baiknya jika Anda tidak melupakan unsur religius dalam menunjang kesehatan seperti berdoa atau pun bermeditasi. Berbagai studi ilmiah mengklaim, melakukan doa dan meditasi secara teratur dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan memperpanjang usia hidup seseorang. Di Amerika Serikat misalnya, praktik-praktik religius kini menjadi salah satu terapi alternatif yang paling banyak dilakukan. Studi di University of Rochester misalnya menemukan, lebih dari 85 persen orang yang menderita sakit memilih untuk berdoa. Prosentase ini jauh lebih tinggi dibandingkan yang memilih menjalani pengobatan herbal atau pengobatan medis lainnya. Hal ini semakin membuktikan bahwa doa sungguh-sungguh efektif dalam membantu penyembuhan. Banyak orang percaya bahwa berdoa dapat membantu meringankan stres, yang merupakan salah satu faktor risiko utama untuk penyakit. Disamping juga ampuh untuk membuat pikiran tetap positif dan menjadi orang kuat dalam menjalani setiap permasalahan hidup. Dr Herbert Benson, seorang spesialis jantung dari Harvard Medical School dan seorang pionir dalam bidang pengobatan pikiran/ tubuh mengatakan bahwa respon relaksasi akan terjadi ketika seseorang berdoa atau meditasi. Pada saat itu, metabolisme tubuh akan menurun, denyut jantung melambat, tekanan darah turun, dan napas menjadi lebih tenang dan lebih teratur. Dalam risetnya Herbert Benson menemukan bahwa melakukan praktik spiritual dalam jangka panjang dan setiap hari membantu menonaktifkan gen yang memicu percepatan kematian sel dan peradangan. Menurut Benson, pikiran dapat mempengaruhi ekspresi gen seseorang. Dan ini adalah bukti menarik bagaimana doa dapat mempengaruhi fungsi tubuh pada tingkat yang paling dasar. Sementara itu, Dr Andrew Newberg, direktur Center for Spirituality and Mind University of Pennsylvania telah melakukan penelitian terhadap para Buddha Tibet saat melakukan meditasi dan Biarawati Fransiskan ketika berdoa. Hasil memperlihatkan bahwa terjadi penurunan aktivitas pada bagian otak yang berkaitan dengan kesadaran dan orientasi spasial. Peneliti juga menemukan bahwa doa dan meditasi dapat meningkatkan kadar dopamin, yang berhubungan dengan peningkatan rasa sukacita. Sebuah riset National Institutes of Health menemukan bahwa orang yang berdoa setiap hari terbukti memiliki risiko lebih rendah terkena hipertensi (40 persen) ketimbang mereka yang berdoa secara tidak teratur. Bahkan, penelitian di Dartmouth Medical School menemukan bahwa pasien dengan keyakinan agama yang kuat di mana harus menjalani operasi jantung, tiga kali lebih mungkin untuk cepat pulih ketimbang mereka yang kurang religius. Studi lain juga menunjukkan bahwa doa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu untuk mengurangi keparahan dan frekuensi dari berbagai penyakit. Sumber : huffingtonpost.com

Selasa, 17 Januari 2012

Jokowi Heran dengan Hasil Survei

SOLO, KOMPAS.com — Wali Kota Solo Joko Widodo mengaku heran dengan hasil survei tentang popularitas calon gubernur DKI Jakarta yang selalu menyebut namanya. Menurut Joko yang akrab dipanggil Jokowi itu, hingga saat ini ia tidak mendaftar di partai yang kini menaunginya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), ataupun partai lainnya. "Saya heran, kok masuk terus dalam survei. Padahal, saya daftar jadi gubernur saja tidak," kata Jokowi, Selasa (17/1/2012) di Solo. Meski demikian, menurut Jokowi, jika PDI-P menugasinya untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta, ia siap setelah sebelumnya berhitung tentang konstelasi politik di lapangan dan peta dukungan. "Sebelum saya memutuskan maju atau tidak, saya akan mempertimbangkan dulu konstelasi politik dan peta dukungan," kata Jokowi. Dengan naiknya popularitas Jokowi dalam hasil survei terbaru Cyrus Network dengan perolehan 17,3 persen, di bawah Fauzi Bowo dengan 24 persen, membuat banyak pihak menawarkan untuk mendampinginya. Tidak kurang tiga nama besar, disebut Jokowi, telah menghubunginya Selasa pagi, pascapublikasi hasil survei. "Ada tiga orang besar yang sudah telepon, tetapi tidak bisa saya sebut namanya," ungkap Jokowi.

Senin, 16 Januari 2012

Sosis Bisa Sebabkan Kanker Pankreas, Kok Bisa?

REPUBLIKA.CO.ID, Anda penggemar sosis, burger, dan daging olahan lainnya? Tampaknya Anda perlu memperhatikan hasil penelitian yang dilakukan para ilmuwan dari Swedia. Para ilmuwan dari Swedia, menemukan bahwa makan daging olahan sebanyak 50 gram dalam sehari, bisa meningkatkan risiko kanker sebesar 19 persen. Daging olahan sebanyak itu, setara dalam satu buah sosis, hot dog, atau separuh burger. Kanker sendiri, sering disebut dengan istilah ‘silent killer’, karena tak ada gejala yang nampak pada awalnya. Penelitian yang telah diterbitkan dalam British Journal of Cancer itu menganalisis hasil dari 11 penelitian lain yang melibatkan 6.000 pasien dengan kanker pankreas. Menurut Profesor Susanna Larsson, dari Karolinska Institutet di Stockholm, Kanker pankreas memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah. "Jadi, penting untuk memahami apa yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini,” ujarnya. Salah satunya adalah rokok dan daging olahan. Selain meningkatkan resiko kanker pankreas, daging olahan seperti sosis juga bisa meningkatkan resiko kanker usus. Namun risiko yang ditimbulkan oleh makan daging secara substansial lebih rendah daripada merokok, yang ditemukan untuk meningkatkan kemungkinan kanker pankreas sebanyak 74 persen. BACA JUGA: 12 tanda awal kanker rongga mulut Kopi dapat menurunkan resiko kanker rahim Brokoli efektif melawan kanker Pria lebih berisiko terkena kanker payudara Roti tawar bisa tingkatkan risiko kanker payudara

Minggu, 08 Januari 2012

9 Langkah Ketika Bisnis Mendadak Sukses

KOMPAS.com - Ketika bisnis Anda yang berskala kecil mendapat liputan dari media, pengaruhnya tak pernah Anda bayangkan. Tiba-tiba, restoran Anda dibanjiri pengunjung, atau produk Anda mendapat pesanan barang dari kota-kota lain. Kesuksesan yang diperoleh dalam "semalam" ini kerap berubah menjadi mimpi buruk. Ya, banyak pemilik bisnis yang tak siap dengan keberhasilan tersebut, seperti kekurangan modal, staf, atau infrastruktur untuk melayani permintaan dalam jumlah besar. Akhirnya, ia malah menghabiskan hasil keuntungannya hanya untuk bersenang-senang. Itulah sebabnya, Anda membutuhkan semacam survival guide untuk membantu Anda berpikir dengan cepat dan bertindak dengan sigap ketika suatu saat Anda menyadari bahwa Anda telah menerima kesuksesan. Rosalind Resnick, CEO Axxess Business Consulting, perusahaan konsultan untuk startups dan bisnis kecil, berbagi tips untuk Anda. 1. Berhenti sejenak. Wajar bila Anda ingin merayakan kesuksesan Anda, tetapi jangan segera shopping gila-gilaan, liburan ke Eropa bersama keluarga, atau membeli mobil mewah. Order besar yang Anda terima, atau liputan media terhadap bisnis Anda tidak berarti uang langsung mengalir masuk ke rekening Anda. Setidaknya, tidak sekarang. Bukankah pesanan barang akan membuat Anda harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli material, membayar gaji karyawan, atau membiayai operasional? Untuk memenuhi produksi, Anda mungkin malah butuh tambahan modal. 2. Susun strategi. Anda pasti mendapat tekanan dari pelanggan untuk segera mengirimkan pesanan barang. Sementara memproduksi barang, luangkan waktu bersama partner bisnis untuk menyusun rencana yang akan datang. Anda perlu memperkirakan berapa unit produk yang akan dibeli pelanggan, atau berapa besar biaya untuk memproduksi dan melakukan pengiriman barang. Atau, berapa banyak karyawan tambahan yang dibutuhkan untuk membantu menangani produksi. 3. Cari bantuan. Anda mungkin begitu bersemangat sehingga bertekad untuk melakukan semuanya sendiri. Tetapi, pikirkan lagi. Sekeras apapun Anda bekerja, Anda tetaplah butuh istirahat. Saat itulah Anda membutuhkan orang lain untuk membantu Anda. Jika perusahaan Anda sudah memiliki karyawan, mintalah mereka bekerja lembur untuk membantu menyelesaikan pekerjaan. Kalau Anda tergolong orang yang biasa bekerja sendiri, mintalah bantuan teman-teman atau anggota keluarga. Bagaimana bila mereka tidak memiliki kemampuan yang Anda butuhkan? Anda bisa memasang iklan untuk mencari freelancer yang terlatih atau kontraktor yang independen. Namun karena kesuksesan Anda belum tentu berlaku selamanya, jangan memutuskan untuk merekrut karyawan tetap dengan segala fasilitas kesehatan atau pinjaman rumah, sampai kondisi perusahaan Anda stabil. 4. Bina kerjasama produksi. Bisnis skala kecil seperti membuat sabun buatan tangan bisa saja mendapat pesanan dengan kapasitas jutaan unit dari jaringan perusahaan berskala besar. Itulah sebabnya Anda perlu bekerjasama dengan perusahaan yang bisa membuat sampel atau prototip produk Anda, dan memproduksinya dalam jumlah besar. Tak akan sulit menemukan produsen yang dapat memproduksi barang berkualitas baik. Anda bisa menghubungi asosiasi perdagangan untuk berkonsultasi dan mendapat rujukan. 5. Ciptakan jaringan distribusi. Ketika memperoleh liputan media mengenai produk atau jasa Anda, Anda akan mulai menerima banyak pesanan dari konsumen dan retailer di penjuru tanah air. Saat itu, Anda pasti membutuhkan bantuan untuk menjual atau melayani pelanggan-pelanggan baru. Daripada merekrut manajer penjualan berskala nasional, dan membuka kantor di kota-kota lain, akan lebih hemat-biaya jika Anda menjual produk melalui perwakilan produsen Anda. Perwakilan ini akan bertindak sebagai agen penjualan independen, dan bekerja berdasarkan komisi. Kebanyakan perwakilan memiliki hubungan jangka panjang dengan retailer yang menjual barang mereka, dan kadangkala mensponsori booth-booth di pameran perdagangan untuk memamerkan produk. 6. Berkomunikasilah dengan pelanggan. Komunikasi menjadi "jantung" dari relasi Anda dengan pelanggan. Dengan komunikasi -yang saat ini banyak dilakukan melalui media sosial- Anda bisa memberitahukan kepada pelanggan jika ada keterlambatan pengiriman barang, misalnya. Anda juga bisa mempromosikan produk apa yang akan segera beredar dan perlu dimiliki pelanggan. Hal ini biasanya berlaku untuk produk apparel atau apapun yang sifatnya musiman. 7. Dongkrak kesuksesan Anda. Yang tersulit saat menghadapi kesuksesan yang tiba-tiba adalah menjaga agar bisnis tetap berjalan. Anda tentu tak ingin mendapati gudang Anda masih menyimpan ratusan atau ribuan barang yang teronggok tidak terurus, bukan? Anda bisa mencoba menemukan pasar baru untuk produk dan layanan Anda, atau menciptakan cara baru untuk mempublikasikannya. Toko online, misalnya, kini makin populer. Anda bisa mencobanya untuk meraih pasar yang lebih luas. 8. Buat investasi. Rasanya memang sungguh menggoda untuk membelanjakan keuntungan yang Anda peroleh untuk bersenang-senang. Namun ingatlah bahwa hidup Anda masih panjang, dan bisnis masih perlu dikembangkan. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menginvestasikan kembali beberapa bagian dari keuntungan tersebut untuk mengembangkan bisnis. Anda bisa membayar utang, membeli peralatan baru, membuat menu-menu baru, merekrut tenaga kerja baru, atau membuka toko baru di lokasi lain. 9. Belajar dari kesalahan. Setelah eforia kesuksesan berlalu, luangkan waktu kembali bersama partner dan staf Anda untuk mengevaluasi hasil kerja Anda. Apa yang membuat bisnis sukses, apa yang berjalan dengan tidak semestinya, dan apa yang menurut Anda bisa dilakukan untuk memperbaiki kinerja di masa mendatang. Hal ini akan membantu Anda memastikan strategi berjalan sesuai rencana jika suatu saat Anda berhasil mensukseskan produk baru. Siapa tahu, kesuksesan akan terjadi lebih cepat dari yang Anda harapkan. Sumber: Entrepreneur